Categories: NEWSPARLEMENTRIA

Pemerintah Aceh Perlu Terapkan Pemeriksaan Ketat di Perbatasan pada Saat Mudik

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang bulan Ramadhan dan lebaran Idul Fitri, mudik menjadi budaya bagi masyarakat di Indonesia pada umumnya dan tak terkecuali Provinsi Aceh.

Pada tahun ini, pemerintah telah mengeluarkan imbauan untuk tidak mudik demi mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di berbagai wilayah.

Terkait hal tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Hendri Yono, S.Sos meminta Pemerintah Aceh untuk menerapkan pemeriksaan ketat terhadap warga yang mudik ke Aceh, terutama yang dari luar daerah dan luar negeri.

“Saat menjelang bulan Ramadhan dipastikan banyak yang pulang kampung ataupun mudik, maka itu perlu diperketat pemeriksaan,” kata Hendri Yono, Senin (13/4/2020).

Menurutnya, walaupun pemerintah telah menganjurkan untuk tidak mudik pada lebaran tahun ini, namun karna sudah menjadi budaya, maka dapat dipastikan tetap banyak yang akan pulang ke kampung halamannya.

Baca Juga : Sosok Wakil Gubernur Mulai Bermunculan, Hendri Yono: Tiyong Lebih Pantas

“Oleh sebab itu menurut kami Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten perlu menyiapkan tempat khusus untuk saudara kita yang memang harus mudik nantinya, minimal ada di setiap kecamatan,” terang Ketua DPP PKPI Aceh ini.

Hal tersebut menurut Hendri sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran virus corona di Aceh, serta meningkatkan kewaspadaan dari penularannya.

“Walaupun saat ini Aceh sudah nol yang positif covid-19, namun demi kewaspadaan, kebijakan ini perlu dilakukan,” tegas Hendri Yono, anggota DPRA dari Dapil 9 ini.

Selain itu, Hendri juga meminta Pemerintah Aceh agar mengeluarkan kebijakan untuk melakukan pemeriksaan terhadap para Sopir dan penumpang seluruh kendaraan antar provinsi.

“Kita mengharapkan kepada para sopir antar provinsi pada saat di perbatasan perlu cek kesehatannya, bahkan jika perlu pada saat di perbatasan langsung sopirnya digantikan oleh sopir dari wilayah tersebut,” pungkasnya.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Diduga Gelapkan Sepmor Yamaha NMAX Milik Warga Kuala Batee, Pria Asal Babahrot Abdya Ditangkap Polisi di Nagan Raya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya) seorang…

20 jam ago

Kelas Darurat SDN 10 Linge Aceh Tengah Mulai Digunakan, Sebagian Siswa Tak Lagi Belajar di Tenda

Analisaaceh.com, Aceh Tengah | Sebagian siswa SD Negeri 10 Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kini tidak…

21 jam ago

Bupati Safaruddin Sentil Kontribusi Dua Anggota DPRA Asal Abdya, Pastikan Tak Ada Pokir di APBK 2027

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah mendorong pemerataan…

23 jam ago

Diduga Sopir Mengantuk, Pikap Tabrak Pembatas di Tol Sigli–Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebuah mobil pikap Isuzu Traga bernomor polisi BL 8235 DN mengalami…

23 jam ago

Safaruddin Launching My-Tirta Abdya, Perumdam Klaim Pertama di Aceh Masuk Play Store

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin melaunching aplikasi My-Tirta Abdya milik Perusahaan…

2 hari ago

Bupati Safaruddin: Perusahaan Tambang dan PMKS yang Abaikan CSR Akan Dibekukan Izin dan Diusir dari Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengeluarkan ultimatum keras kepada seluruh perusahaan…

2 hari ago