Categories: NEWS

Pengamat Kebijakan Publik Sebut Qanun LKS Tidak Perlu Direvisi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pengamat Kebijakan Publik, DR. Nasrul Zaman mengatakan bahwa rencana revisi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) terkait adanya permasalahan dalam sistem Bank Syariah Indonesia (BSI) merupakan langkah yang kurang tepat.

Hal tersebut disimpulkan nya setelah melihat Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan Gubernur Aceh memberikan pernyataan akan melakukan revisi Qanun LKS pasca sistem keuangan BSI bermasalah beberapa hari lalu.

“Respon yang buru-buru tersebut menunjukkan kalau pemerintah Aceh tidak mampu dan gagap menjawab persoalan transaksi keuangan di BSI. Pemerintah Aceh tidak bisa meletakkan bentuk persoalan gagal transaksi keuangan itu ada di Qanun LKS atau ada di BSI,” ujarnya Sabtu (13/5/2023).

Dalam hal ini, sambungannya, yang salah adalah BSI bukan Qanun LKS maka tidak patut yang didorong adalah revisi Qanun LKS. Seharusnya, pemerintah memanggil manajemen BSI dan mempertanyakan persoalan yg dialami sehingga berakibat kerugian pada warga nasabahnya.

Selanjutnya pemerintah Aceh bisa memberikan insentif bagi Bank Syariah lainnya baik milik swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk masuk Aceh sehingga BSI dan Bank Syari’ah Aceh bukan lagi dua pemain utama keuangan di Aceh.

“Kita tidak mau pemerintah Aceh masuk dalam skenario global yang memang tidak menyukai sistem keuangan syariah berjalan pada suatu negeri, dan dari info yang ada bahwa sistem keuangan BSI di hack itu merupakan tindakan bayaran dari kelompok kapitalis sekuler untuk menyudutkan BSI dan memperlemah posisi keuangan syariah di Aceh,” paparnya.

Dia juga berharap pemerintah Aceh segera membatalkan rencana revisi Qanun LKS tersebut dan segera mengundang semua Perbankan Syariah dalam dan luar negeri untuk masuk ke Aceh.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Warga Beutong Ateuh Blokir Jalan Tolak Tambang, Seorang Perempuan Terluka

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Gelombang penolakan tambang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya,…

1 hari ago

Kloter 8 BTJ 08 Diberangkatkan Hari Ini, 393 Jemaah Menuju Jeddah

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Memasuki 13 Mei 2026, berdasarkan informasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH),…

1 hari ago

Kemenag Aceh Akan Pantau Hilal Dzulhijjah 1447 H, Berpotensi Terlihat

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh akan melaksanakan pemantauan rukyatul hilal…

1 hari ago

Ratusan Warga Beutong Ateuh Tegas Tolak Tambang

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Ratusan masyarakat Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, menyuarakan penolakan…

2 hari ago

RSUD-TP Abdya Targetkan Rekam Medis Elektronik Agustus 2026

Analisaaceh.com, Blangpidie | Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teungku Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya…

2 hari ago

Kemenkes Tingkatkan Kewaspadaan Virus Hanta, Kasus HFRS di Indonesia Naik

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit virus Hanta menyusul…

2 hari ago