Pedagang Bendera Merah Putih di jalan Ahmad Yani Kota Langsa, Selasa (1/8/2023). Foto: Analisaaceh.com/Chairul
Analisaaceh.com, Langsa | Memasuki peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia RI yang ke-78, pedagang Bendera Merah Putih di Kota Langsa mengalami penurunan pendapatan penjualan dari tahun sebelumnya, Selasa (16/8/2023).
“Alhamdulillah untuk penjualannya masih lancar, walaupun tidak sebanyak tahun lalu, karena masih awal untuk saat ini pendapatan perharinya mungkin bisa Rp300 ribu atau Rp200 ribu,” kata M. Syafrizal (22) salah seorang pedagang Bendera Merah Putih di pinggir jalan Ahmad Yani Kota Langsa, saat ditemui Analisaaceh.com,
Dirinya juga menjelaskan, untuk harga Bendera Merah Putih yang dijualnya tersebut memiliki harga yang berbeda-beda, menurut ukuran dan modelnya masing-masing.
“Harganya untuk ukuran yang biasa dipakai di rumah-rumah itu kita jual Rp30 ribu dan ukuran besar dipakai di kantor-kantor serta yang bentuk umbul-umbul harganya Rp60 ribu, kemudian yang model resplang kita buka harga di Rp300 ribu, yang ukuran kecil untuk sepeda motor dan mobil dijual Rp5 ribu sampai Rp10 ribu,” jelasnya.
“Minat pembeli sendiri, saat ini lebih banyak terjual Bendera yang dipakai untuk di rumah dan yang paling sedikit laku itu bendera kecil untuk sepeda motor atau mobil,” pungkasnya.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Nasib pilu dialami Salakun (15), seorang remaja yatim asal Gampong Ie Mirah,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menyampaikan enam persoalan strategis…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Empat organisasi pers di Aceh, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jejak intelektual Syekh Yusuf al-Makassari dan ulama Aceh, Syekh Abdurrauf as-Singkili,…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah wartawan di Kota Banda Aceh menggelar doa bersama untuk keselamatan…
Komentar