Categories: NEWS

Pertanahan Kota Langsa Gelar Seminar Seni Jurnalistik Era Digital

Analisaaceh.com, Langsa | Kantor Pertanahan Kota Langsa menggelar seminar strategi komunikasi di lingkungan instansi setempat dengan tema Seni Jurnalistik Era Digital pada Rabu, (15/5/2024) siang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Langsa, diwakili oleh Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan, Syahrial SH, MH, Kepala Seksi Survei dan Pemetaan, Aswardi, S. ST, Kepala Sub Tata Usaha, Nurliana SH, serta diikuti seluruh jajaran dan staf Kantor Pertanahan Kota Langsa.

Dalam sambutannya, Kasie Pengadaan Tanah dan Pengembangan Syahrial SH MH, mengungkapkan, pentingnya pengetahuan tentang dunia jurnalisme atau pemberitaan di era digital, adalah mengetahui mana saja informasi yang dihasilkan dari produk jurnalistik berkualitas.

“Seminar ini bertujuan agar kita dapat memahami bagaimana caranya menyaring informasi yang ada pada era digital saat ini. Dimana informasi bisa masuk dari mana saja, namun harus diketahui mana yang dapat dijadikan referensi ataupun tidak,” kata Syahrial.

Narasumber dalam seminar, Chairul yang merupakan jurnalis dari media Analisa Aceh menyampaikan, bahwa transformasi jurnalisme di Era Digital mengalami perubahan besar dengan berkembangnya teknologi digital itu sendiri.

“Perubahan jurnalisme di era digital tampak pada karakteristiknya yaitu lebih

cepat dalam pengolahan berita dan pendistribusian kepada khalayak. Hingga menyebabkan jurnalisme mengalami transformasi melalui konsep pendekatan media berbasis internet ataupun media online yang kini disebut sebagai media siber,” ujarnya.

Chairul menjelaskan, faktor kecepatan memang menjadi keunggulan jurnalisme era digital, akan tetapi faktor itu juga dapat menjadi kelemahan jika informasi yang dipublikasikan tidak terlebih dahulu dilakukan check and re check, hingga bisa membuat data yang disampaikan tidak akurat.

“Maraknya informasi yang beredar melalui media sosial dan kebenarannya belum tentu terkonfirmasi atau masih bersifat spekulatif bahkan opini juga menjadi tantangan jurnalisme di era digital,” jelasnya.

“Memperkuat sajian informasi dengan data akurat merupakan gaya dan seni jurnalisme bermutu di tengah gempuran platform media sosial. Terlebih secara kode etik, seorang wartawan dituntut untuk menyajikan berita yang akurat dan berimbang, dengan menempuh cara-cara profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik,” pungkasnya.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Diduga Gelapkan Sepmor Yamaha NMAX Milik Warga Kuala Batee, Pria Asal Babahrot Abdya Ditangkap Polisi di Nagan Raya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya) seorang…

9 menit ago

Kelas Darurat SDN 10 Linge Aceh Tengah Mulai Digunakan, Sebagian Siswa Tak Lagi Belajar di Tenda

Analisaaceh.com, Aceh Tengah | Sebagian siswa SD Negeri 10 Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kini tidak…

1 jam ago

Bupati Safaruddin Sentil Kontribusi Dua Anggota DPRA Asal Abdya, Pastikan Tak Ada Pokir di APBK 2027

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah mendorong pemerataan…

3 jam ago

Diduga Sopir Mengantuk, Pikap Tabrak Pembatas di Tol Sigli–Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebuah mobil pikap Isuzu Traga bernomor polisi BL 8235 DN mengalami…

3 jam ago

Safaruddin Launching My-Tirta Abdya, Perumdam Klaim Pertama di Aceh Masuk Play Store

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin melaunching aplikasi My-Tirta Abdya milik Perusahaan…

1 hari ago

Bupati Safaruddin: Perusahaan Tambang dan PMKS yang Abaikan CSR Akan Dibekukan Izin dan Diusir dari Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengeluarkan ultimatum keras kepada seluruh perusahaan…

2 hari ago