Analisaaceh.com, Calang | Petani karet di Kabupaten Aceh Jaya keluhkan harga karet yang turun dan tidak stabil sejak sebulan yang lalu.
Harga karet di Aceh Jaya tersebut saat ini berkisar Rp 4.000 hingga Rp 5.000 per Kg dari petani.
Hal tersebut sebagaimana yang diungkapkan oleh salah satu petani karet warga Tanoh Anoe, Kecamatan Teunom, Idrus, bahwa, sejak sebulan yang lalu harga karet tidak stabil dan cenderung turun jauh dari harga sebelumnya.
“Harga karet saat ini sangat jauh dari harapan para petani, hari ini Rp 5.000 per Kg, kemarin sempat Rp 4.000 Kg,” ujarnya.
Sebelumnya, kata Idrus, harga karet per kilogramnya dijual sebesar Rp 6.500. Namun sejak turun harga, tentunya berimbas kepada pendapatan petani.
“Pastinya menimbulkan kekhawatiran para petani, karena selain harus mencukupi kebutuhan selama bulan puasa, juga harus menyiapkan uang untuk menghadapi lebaran yang tingga beberapa hari lagi,” imbuhnya.
Petani berharap harga karet bisa bisa kembali normal seperti harga sebelumnya. Dalam hal ini pihaknya berharap pemerintah untuk memperhatikan harga hasil tani masyarakat terutama harga karet yang menjadi mata pencaharian masyarakat setempat.
“Kita tidak mengetahui apakah ini dampak Covid-19 ataupun bukan, tetapi kita berharap harga kembali normal seperti sebelumnya, agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan keluarga,” pungkasnya. || Fera
Universitas Syiah Kuala (USK) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Rektor Universitas Islam Negeri…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan 21 tahun perdamaian Aceh, sekelompok masyarakat menyampaikan tuntutan kepada…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, penjualan bendera…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Pendapatan Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Tahun Anggaran 2026 mengalami…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kabar duka datang dari keluarga besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry…
Komentar