Categories: NEWS

Polda Aceh Tegaskan Bripda Muhammad Rio Disersi dan Telah Dipecat

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polda Aceh menegaskan Bripda Muhammad Rio, personel Satbrimob, telah melakukan disersi atau meninggalkan tugas tanpa izin pimpinan dan kini berada di luar negeri.

Yang bersangkutan juga diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia di wilayah konflik Donbass.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengatakan, Bripda Rio bukan baru-baru ini bermasalah. Sebelumnya, ia telah dijatuhi sanksi etik karena kasus perselingkuhan hingga menikah siri.

“Yang bersangkutan telah menjalani Sidang KKEP pada 14 Mei 2025 dengan sanksi mutasi demosi selama dua tahun,” kata Joko, Jumat (16/1/2026).

Masalah kembali muncul ketika Bripda Rio tidak masuk dinas sejak 8 Desember 2025 tanpa keterangan. Upaya pencarian dilakukan ke rumah orang tua dan rumah pribadinya, serta dua kali pemanggilan resmi, namun tidak membuahkan hasil.

Pada 7 Januari 2026, Bripda Rio justru mengirim pesan WhatsApp kepada sejumlah pejabat internal Brimob. Pesan tersebut berisi foto dan video yang menunjukkan dirinya telah bergabung dengan divisi tentara bayaran Rusia, termasuk informasi proses pendaftaran dan besaran gaji.

Berdasarkan penelusuran, Polda Aceh mengantongi data paspor dan penerbangan. Bripda Rio tercatat terbang dari Soekarno-Hatta ke Shanghai pada 18 Desember 2025, lalu ke Haikou pada 19 Desember 2025.

Atas perbuatannya, Polda Aceh menggelar dua Sidang Kode Etik Profesi Polri (KKEP) secara in absentia pada 8 dan 9 Januari 2026. Bripda Rio dinyatakan melanggar sejumlah aturan disiplin dan kode etik Polri.

Putusan sidang menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

“Secara keseluruhan, yang bersangkutan telah tiga kali menjalani sidang KKEP, dan putusan terakhir adalah PTDH,” tegas Joko.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Dedi Saputra Dituntut 4 Tahun Penjara karena Konten TikTok

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Dedi Saputra, anak dari almarhum Muslim,…

54 menit ago

Pemerintah Pusat Siapkan Rp100,1 Triliun untuk Pemulihan Pascabencana di Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyebut Pemerintah Pusat telah menyiapkan…

55 menit ago

Dana BGN Belum Cair, Lima SPPG di Abdya Berhenti Operasi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Sebanyak lima Satuan Pelayanan Penyedia Gizi (SPPG) di Kabupaten Aceh Barat Daya…

57 menit ago

Kasus Pembakaran Fakultas USK, Polisi Tetapkan 12 Orang Jadi Tersangka

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polresta Banda Aceh menetapkan 12 orang sebagai tersangka dalam kasus pengrusakan…

60 menit ago

Polres Abdya Bongkar Narkoba Jenis Happy Water dan Pod Getar, Satu Pelaku Ditangkap

Analisaaceh.com, Blangpidie | Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil mengungkap peredaran…

1 jam ago

Safaruddin: Jangan Ada SKPK Keluar Kota Saat Saya di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran…

1 jam ago