Categories: ACEH TENGAHNEWS

Polemik Rencana Tambang Emas di Gayo, Reje Linge Angkat Bicara

Analisaaceh.com, Takengon | Akhir-akhir ini Kabupaten Aceh Tengah dihebohkan dengan aksi penolakan tambang emas yang akan beroperasi di Kecamatan Linge tepatnya di proyek Abong, desa Lumut, Linge, Owaq dan Penarun oleh PT. Linge Mineral Resource. Menanggapi polemik itu Reje Kampung Linge angkat bicara.

Dengan adanya kegiatan penambangan dan pengolahan biji emas tersebut menurut Reje kampung Linge mampu membuat Linge ramai, maju, makmur dan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat  serta mendapat lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Linge yang menganggur.

“Saya menjawab di antara dua sisi, pertama, dengan hadirnya PT. LMR, Linge akan lebih makmur serta dapat memberi lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan, terutama bagi masyarakat yang putus sekolah,” kata Abdussalam kepada Analisaaceh.com saat ditemui dirumahnya, Jum’at (20/09/2019).

Jika tambang tersebut telah beroperasi kata dia, perekonomian masyarakat masih begitu-begitu saja tanpa ada perubahan sedikitpun lebih baik tidak usah masuk ke Linge untuk melakukan penambangan.

“Jangan ketika tambang emas ini telah beroperasi masyarakat tetap susah, kenak imbas, apabila seperti ini lebih baik tidak usah. Namun, kalau limbah tersebut mampu diatasi, apalagi tidak ada penyakit dan Pemerintah bisa menjamin itu, silahkan, kalau tidak bisa menjamin juga, lebih baik urungkan niat datang ke Linge,” papar Abdussalam dengan nada sedikit tinggi.

Ia meminta kepada pihak terkait untuk membuat kajian lebih matang terkait rencana akan hadirnya PT. LMR untuk mengeruk bumi Linge dengan luas area yang diusulkan 9.684 hektar itu, sehingga dampak yang ditimbulkan tidak berimbas kepada Masyarakat dan hasil bumi Gayo.

“Buat kajian yang matang sebelum ijin dan Amdal nya dikeluarkan. Begitupun Memorandum of Understanding harus jelas, jangan hanya menguntungkan orang asing, sedangakan pribumi hanya menjadi penonton di negerinya sendiri,” pintanya.

MoU yang dimaksud kata Abdussalam, perjanjian yang menguntungkan masyarakat bukan orang luar, termasuk berapa pendapatan untuk daerah, Provinsi dan pusat, apakah masyarakat Gayo akan ditampung di PT.tersebut sesuai keahlianya masing-masing.

“Berapa pendapatan untuk daerah, provinsi dan pusat, apakah masyarakat Gayo akan ditampung minimal tempel ban bagi yang tidak memiliki ijazah, apakah kelompok tani yang membutuhkan bantuan serta ekonomi lemah akan dibantu sama PT tersebut, apakah  tempat bersejarah di Linge yang kian tertinggal mampu dibangun kembali, apakah PT tersebut mau membangun Menasah Masjid dan Sekolah. Ini harus jelas jangan hanya hasil yang diangkut sedangkan masyarakat tidak dapat apa-apa,” Tegas Abdussalam.

Lebih lanjut kata dia, mayoritas masyarakat Linge menerima kedatangan PT.LMR untuk mengeruk hasil bumi Gayo, namun harus sesuai dengan keinginan masyarakat Linge itu sendiri.

“Masyarakat disini memang menerima, namun ada hal yang harus dipenuhi yaitu tidak merugikan masyarakat serta jauh dari penyakit dan limbah lainya,” Ujar Abdussalam sembari menyebut, pihak PT.LMR telah beberapa kali terjun ke Linge untuk melakukan sosialisasi tentang pertambangan.

Terkait aksi yang dilakukan oleh mahasiswa beberapa hari yang lalu, Reje Kampung Linge mengaku sepakat dengan keinginan mahasiswa untuk menolak kehadiran tambang di Linge.

“Saya setuju dengan aksi yang digelar mahasiswa, tujuanya untuk mencari solusi yang terbaik untuk masyarakat Aceh Tengah. Perpanjangan tangan kami adalah mahasiswa, mereka tau isi hati kami disini,” tutup Abdussalam.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Diduga Aniaya Warga, Mantan Keuchik di Abdya Dilaporkan ke Polisi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Seorang warga Gampong Krueng Panto, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya…

2 hari ago

Muhammadiyah Aceh Gelar Shalat Id Serentak di 50 Titik

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Warga Muhammadiyah di Kota Banda Aceh melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447…

2 hari ago

Tgk Yong Sebut Safaruddin Ayah bagi Anak Yatim di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Eks Penerangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Blangpidie, TR Kamaluddin alias Tgk…

6 hari ago

Roni Guswandi Resmi Mendaftar Sebagai Calon Ketua Umum FPTI Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Roni Guswandi bersama tim resmi mendaftar diri sebagai Calon Ketua Umum…

6 hari ago

Panwaslih Abdya Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Analisaaceh.com, Blangpidie | Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan kegiatan ngabuburit…

1 minggu ago

Penunjukan Imum Chiek Diprotes, Bupati Aceh Besar Dilaporkan ke Ombudsman

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Perwakilan masyarakat Indrapuri dan pengurus Masjid Abu Indrapuri melaporkan proses penunjukan…

1 minggu ago