Categories: NEWS

Polisi Tampak Berjaga-jaga Jelang Demo Mahasiswa di Kantor DPRA

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jelang digelarnya aksi demo oleh masa dari mahasiswa, puluhan Polisi tampak berjaga-jaga di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Selasa (8/9/2020).

Dari pantauan Analisaaceh.com di lapangan, sejumlah anggota Polisi disertai satu unit mobil Water Canon dan satu unit Barakuda sudah disiapkan di halaman Kantor DPR Aceh.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, hari ini, Selasa (8/9) masa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Aceh itu akan melakukan aksi demo dari Simpang Lima Banda Aceh menuju kantor DPRA.

Koordinator Aksi, Dede Adistira membenarkan terkait pelaksanaan demo yang dilakukan oleh masa dari Aliansi Mahasiswa Aceh tersebut.

“Iya jadi, benar kita akan melakukan aksi demo hari ini di depan Kantor DPR Aceh, sebentar lagi kita akan ke lokasi,” kata Dede saat dikonfirmasi Analisaaceh.com.

Aksi demo tersebut merupakan seruan aksi jilid II atau lanjutan demo “Menggugat Kinerja PLT Gubernur Aceh dan DPRA”.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seruan aksi jilid I terkait gugatan terhadap kinerja Plt Gubernur Aceh ini sudah pernah dilakukan oleh kelompok mahasiswa di depan kantor Gubernur Aceh pada Senin (1/9) lalu.

Pada aksi jilid I yang lalu, Aliansi Mahasiswa Aceh tersebut meminta tujuh tuntutan terkait gugatan terhadap kinerja Plt Gubernur Aceh.

Baca Juga: Demo ke Kantor Gubernur Aceh, Ini 7 Tuntutan Mahasiswa

  1. Segera mempublikasi penggunaan anggaran Covid-19 ke publik secara transparan di setiap sektor yang telah dianggarkan.
  2. Segera merealisasikan anggaran bantuan pendidikan dan pemenuhan fasilitas penunjang jalannya pendidikan di Aceh (terutama masa pandemi Covid-19).
  3. Segera melakukan pemerataan fasilitas kesehatan (tenaga medis, alat kesehatan, tempat isolasi/rawat pasien Covid-19) pada setiap kabupaten sebagai bentuk penanggulangan Covid-19 yang maksimal dan tidak sentralistik.
  4. Memperjelas sistem zonasi Covid-19 disetiap kabupaten/kota (penanganan untuk zona merah, kuning dan hijau).
  5. Segera memberikan perhatian khusus terhadap pekerja yang kehilangan pekerjaan selama masa pandemi Covid-19.
  6. Segera membatalkan program-program yang tidak menjadi prioritas dan tidak pro masyarakat kecil dalam masa pandemi Covid-19.
  7. Meminta pihak terkait dalam penanganan Covid-19 untuk mengevaluasi kinerja Tim Gugus Tugas Covid-19.
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Empat Terpidana Judi Online Dicambuk di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Empat terpidana judi online (judol) menjalin eksekusi cambuk di halaman Kantor Kejaksaan…

15 jam ago

Warga Desak Truk Tronton Tak Lagi Bongkar Muat di Geulumpang Payong Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Gampong Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya), mengancam memblokir…

15 jam ago

Diduga Microsleep, Dump Truk Hantam Daihatsu Sigra di Meureubo

Analisaaceh.com, Meulaboh | Mobil dump truck Hino dengan nomor polisi (Nopol) BM 9036 UO menabrak…

2 hari ago

Nenek Diduga Asal Nias Ditemukan Terlantar, Kini Dirawat di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dihebohkan dengan penemuan seorang wanita lanjut…

2 hari ago

LPS Perkuat Kewenangan Penjaminan Polis, Berlaku Paling Lambat 2028

Analisaaceh.com, Sabang | Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendapat kewenangan lebih luas dalam memberikan perlindungan kepada…

2 hari ago

Kasus Dugaan Penganiayaan Siswa SMAN 3 Banda Aceh Naik ke Penyidikan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polresta Banda Aceh meningkatkan penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar…

3 hari ago