Categories: NEWS

Polisi Tangkap Orang Tua Bayi yang Ditinggal di Meunasah Aceh Jaya

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi mengamankan dua terduga pelaku penelantaran bayi yang sebelumnya ditemukan di meunasah Desa Leupeh, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya.

Kedua pelaku masing-masing berinisial NM (20) dan IS (20), yang diketahui merupakan orang tua kandung bayi tersebut. Keduanya diamankan di wilayah Banda Aceh setelah aparat berkoordinasi dengan jajaran Polsek Kuta Alam.

Kapolres Aceh Jaya AKBP Zulfa Renaldo melalui Kasatreskrim IPTU Julian Zairi mengatakan, NM diamankan di salah satu gerai ritel modern, sementara IS ditangkap di sebuah warung kopi di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.

“Kedua orang tua bayi sudah diamankan tadi malam. Penangkapan dilakukan setelah kami berkoordinasi dengan Polsek Kuta Alam dan diketahui keberadaan pelaku berada di Banda Aceh,” ujar IPTU Julian Zairi, Senin (13/4/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi perempuan tersebut lahir pada 18 Maret 2026 sekitar pukul 04.00 WIB. Setelah dilahirkan, bayi sempat dirawat oleh kedua pelaku di sebuah kamar kos di Kecamatan Kuta Alam.

Namun, pada 24 Maret 2026 sekitar pukul 19.00 WIB, keduanya membawa bayi tersebut ke Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, dengan menggunakan sepeda motor. Tujuannya adalah untuk meninggalkan bayi tersebut.

Setibanya di lokasi pada 25 Maret 2026 sekitar pukul 04.00 WIB, pelaku memilih meunasah yang diketahui aktif dan ramai jamaah, dengan harapan bayi itu segera ditemukan warga.

Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 05.00 WIB, bayi perempuan tersebut ditemukan oleh seorang tengku meunasah dalam kondisi hidup dan terbungkus kain, dengan perkiraan usia sekitar tujuh hari.

Polisi juga mengungkapkan bahwa kedua pelaku masih berstatus pacaran. Saat ini, keduanya telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Keduanya berstatus pacaran. Untuk kasus ini masih dalam tahap penyidikan,” tutupnya.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Perkuat Payung Hukum, KIP Aceh Barat Teken PKS dengan Kejari

Analisaaceh.com, Meulaboh | Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat menjalin kolaborasi strategis dengan Kejaksaan…

40 menit ago

16.276 Hektare Sawah di Aceh Rusak Berat Pascabencana, Petani Butuh Penanganan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 16.276 hektare sawah di Aceh mengalami kerusakan berat akibat bencana…

44 menit ago

Cegah DBD Meluas, Pemerintah Gampong Mata Ie Abdya Gelar Fogging

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Gampong Mata Ie, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan…

46 menit ago

Diduga Curi 1,9 Ton Sawit, Remaja Asal Keude Baro Abdya Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Seorang remaja berinisial MF (19) warga Gampong Keude Baro Kecamatan Kuala Batee…

47 menit ago

Dari Aceh ke Asia, PAG Dorong Arun Jadi Global Integrated Energy Hub

Analisaaceh.com, Jakarta | PT Perta Arun Gas (PAG), bagian dari Subholding Gas dan anak perusahaan…

49 menit ago

Polda Aceh Musnahkan Vape Etomidate, Sabu dan 49 Ribu Ekstasi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh memusnahkan ribuan barang bukti narkotika…

1 hari ago