Categories: NEWS

Polisi Tangkap Pemuda Nias Pembawa Lari Anak Bawah Umur

Analisaaceh.com, Blangpidie | Satuan Reserse Reskrim (Satreskrim) Polres Aceh Barat Daya (Abdya) menangkap seorang pemuda berinisial BP (20) warga Desa Siofabanua, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Sumatera Utara. BP ditangkap atas dugaan tindak pidana membawa lari anak di bawah umur asal Kabupaten Abdya, hingga korban diketahui hamil enam bulan.

Penangkapan terhadap pelaku BP dipimpin KBO Reskrim Polres Abdya Ipda Safrizal di wilayah Kabupaten Nias, Sumatera Utara pada Selasa (12/5/2026) lalu, setelah pihak kepolisian melakukan pengejaran lintas provinsi.

Hal itu disampaikan Wakapolres Abdya Kompol Misyanto didampingi Kasat Reskrim AKP Wahyudi, dan KBO Reskrim Ipda Safrizal, dalam Konferensi Pers, di Mapolres Abdya, Selasa (19/5/2026).

Misyanto menyebutkan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan ayah kandung korban ke Mapolres Abdya pada 12 November 2025 terkait dugaan tindak pidana membawa lari anak di bawah umur.

“Dari hasil laporan dan keterangan saksi-saksi, diketahui bahwa pelaku membawa lari korban ke Nias, Sumatera Utara,” kata Misyanto.

Lebih lanjut, sebut Misyanto, berdasarkan hasil keterangan saksi, peristiwa itu berawal pada 17 Oktober 2025 di Kecamatan Babahrot. Saat itu, pelaku dengan sengaja membujuk rayu dan meyakinkan korban untuk di bawa ke Kota Medan.

“Kejadian awalnya di Kecamatan Babahrot. Malam itu, palaku merayu korban agar ikut bersamanya ke Kota Medan. Akhirnya, mereka berangkat menggunakan mobil Haice,” terang Misyanto.

Selama di Medan, kata Misyanto, keduanya sempat menetap di sebuah rumah kos selama dua Minggu sebelum akhirnya pelaku membawa korban ke kampung halamannya di Desa Siofabanua, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias. Setelah tiga bulan tinggal bersama orang tua pelaku, korban diketahui dalam kondisi hamil dengan usia kandungan enam bulan.

“Pada 26 Maret 2026, pelaku menikahi korban tanpa seizin dan sepengetahuan orang tua korban. Pernikahan itu dilaksanakan secara adat di rumah pelaku dengan dihadiri oleh pendeta Nasrani,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kasat Reskrim Polres Abdya, AKP Wahyudi menyebutkan, proses penangkapan terhadap pelaku berlangsung dinamis penuh tantangan karena faktor perbedaan suku dan wilayah.

“Karena bagi mereka, kejadian seperti ini sebagai hal biasa, maka penangkapan terhadap pelaku sangat susah kita lakukan,” ujarnya.

Wahyudi mengatakan, pihaknya melakukan koordinasi dengan Polres Nias dan mengirim informan ke desa pelaku untuk memantau gerak-geriknya.

“Setelah kita mendapatkan informasi bahwa pelaku saat itu sedang membawa buah pisang dengan mobil pickup, baru kemudian kita melakukan penyergapan di jalan, pada 12 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata Wahyudi, pada saat penangkapan tersebut ratusan warga disana mendatangi tempat kejadian dan meminta agar si pelaku tidak ditangkap.

“Setelah kita lakukan komunikasi cukup panjang, akhirnya pelaku ini kita bawa ke Polres Nias. Kemudian, kita menjemput korban ke rumah pelaku yang jaraknya tiga jam perjalanan,” ungkap Wahyudi.

“Saat ini pelaku beserta barang bukti berupa baju sekolah milik korban telah diamankan di Mapolres Abdya untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Wahyudi juga mengimbau kepada masyarakat Abdya agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak masing-masing serta memperkuat keimanan.

“Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Kami berharap anak-anak tidak hanya diberikan pendidikan formal, namun juga dibarengi dengan pendidikan agama,” pungkas Wahyudi.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

Gegara Cekcok Usai Kecelakaan, Pria di Banda Aceh Tusuk Pemotor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…

21 jam ago

BBPOM Aceh Temukan Minimnya Pemahaman Aturan Obat di Swalayan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…

21 jam ago

1.995 UMKM Terdampak Bencana di Aceh Selatan Lolos Verifikasi, 594 Data Diusulkan Ulang

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Sebanyak 1.995 pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh…

1 hari ago

Nelayan Abdya Temukan Mayat di Perairan Simeulue, Diduga ABK KM Sukma Baru yang Hilang

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan sesosok mayat di perairan Simeulue…

2 hari ago

Kapolri Tinjau Laboratorium Sabu di Pidie, 1,2 Ton Barang Bukti Disita

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau laboratorium narkotika ilegal yang…

2 hari ago

Diduga Sediakan Tempat Prostitusi di Aceh Barat, Tiga Perempuan dan Seorang Pria Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat empat orang yang diduga terlibat…

2 hari ago