Anggota DPRA dari PKS, Usman IA, didampingi Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli saat menyerahkan paket bantuan UEP kepada puluhan pelaku UMKM secara simbolis yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Sosial Abdya, Rabu (29/7/2026). Foto:Ahlul Zikri/Analisaaceh.com
Analisaaceh.com, Blangpidie | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh(DPRA) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Usman IA, menyalurkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 63 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (29/7/2026).
Bantuan yang bersumber dari dana Pokok Pikiran (Pokir) Usman IA tahun anggaran 2026 itu disalurkan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Abdya. Penyerahan bantuan UEP tersebut berlangsung di Kantor Dinsos Abdya dan turut dihadiri Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, Kepala Dinsos Abdya Iin Supardi, serta jajaran pejabat Dinsos setempat.
Adapun bantuan yang disalurkan terdiri atas 32 paket usaha kios, 14 paket usaha kuliner dan 17 paket usaha menjahit yang diserahkan sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.
Dalam sambutannya, Usman IA mengatakan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah maupun nasional. Menurutnya, pelaku usaha kecil menghadapi berbagai tantangan dalam mempertahankan dan mengembangkan usahanya.
“Ada 32 usah kios, 14 usah kuliner, dan 17 usaha menjahit yang menerima bantuan UEP ini. Kita semua tahu, dalam menjalankan dan mempertahankan usaha kecil itu tidak mudah. Ada keringat, perjuangan, dan ketangguhan luar biasa dari Bapak dan Ibu sekalian di balik setiap produk atau jasa yang dihasilkan,” ucap Usman.
Ia menegaskan, sebagai wakil rakyat, tugas anggota legislatif tidak hanya mendengar aspirasi masyarakat, tetapi juga memastikan kebijakan dan anggaran yang diperjuangkan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Tugas kami di legislatif bukan hanya mendengar aspirasi, tetapi juga memastikan kebijakan dan anggaran berdampak langsung pada masyarakat. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kolaborasi dan komitmen antara DPRA bersama Dinas Sosial dalam mendukung pelaku UMKM,” ujarnya.
Lebih lanjut, sebut Usman, bantuan stimulan ini disalurkan untuk memberikan dorongan moral dan ketangguhan bagi para pelaku usaha kecil yang terus berjuang menggerakkan roda ekonomi.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat modal usaha, meningkatkan kualitas produk, maupun melengkapi sarana produksi.
“Jangan dinilai dari jumlah bantuannya, tetapi jadikan sebagai penyemangat baru untuk mengembangkan usaha agar lebih kuat, naik kelas, dan memiliki daya saing,” katanya.
Usman juga memastikan akan terus mengawal program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat agar dapat berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan pelaku usaha harus terus dijaga demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan sejahtera.
Selain itu, Usman IA menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Abdya atas proses verifikasi hingga penyaluran bantuan sehingga dapat tepat sasaran.
“Saya berharap kepada para pelaku UMKM yang menerima bantuan ini tetap semangat, terus berinovasi, dan jangan pernah lelah untuk berkarya,” ungkap Usman.
Sementara itu, Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli mengapresiasi langkah Usman IA atas kepeduliannya yang mengalokasikan dana Pokir untuk membantu meningkatkan ekonomi pelaku UMKM di Abdya.
Zaman Akli menekankan pentingnya pembangunan kualitas sumber daya manusia dan kemandirian ekonomi warga di samping pembangunan infrastruktur fisik.
“Program ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah dan lembaga legislatif mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi penggerak ekonomi keluarga,” ujarnya.
Menurut Akli, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bekerja, berusaha, dan meningkatkan kesejahteraan melalui kegiatan ekonomi produktif.
“Bantuan ini bukan sekadar barang atau modal, melainkan kepercayaan dan harapan agar lahir lebih banyak pelaku usaha yang mandiri, tangguh, dan mampu berkembang,” katanya.
Akli berharap bantuan UEP tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, hingga menambah pendapatan keluarga.
“Kami berharap para penerima menggunakannya untuk mengembangkan usaha, bukan keperluan konsumtif. Pemkab Abdya berkomitmen terus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan agar masyarakat memiliki daya saing dan kesempatan yang sama untuk berkembang, serta mampu menjadi bagian dari kekuatan ekonomi daerah,” sebutnya.
Pada kesempatan itu, Zaman Akli juga berharap alokasi dana Pokir dari wakil rakyat di tingkat provinsi dapat terus meningkat pada tahun-tahun mendatang, sehingga jangkauan pemberdayaan masyarakat dan penguatan UMKM di Abdya semakin luas.
“Saya berharap Pak Usman terus memberikan perhatian kepada masyarakat Abdya dengan mengalokasikan dana pokirnya setiap tahun dapat terus meningkat, sehingga dapat memperluas program pemberdayaan masyarakat, penguatan UMKM, bantuan sosial, serta pembangunan daerah lainnya yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Abdya,” katanya.
“Saya yakin apabila komunikasi dan kolaborasi antara Pemkab Abdya dengan para wakil rakyat di tingkat provinsi terus terjalin dengan baik, maka semakin besar pula peluang kita menghadirkan berbagai program pembangunan yang membawa kemajuan bagi kabupaten Abdya,” tambahnya.
Akli juga mengingatkan seluruh penerima bantuan agar menggunakan bantuan tersebut secara bertanggung jawab untuk mengembangkan usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif.
“Semoga usaha yang dijalankan semakin berkembang, memberikan manfaat bagi keluarga, bahkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitarnya,” pungkas Zaman Akli.
Analisaaceh.com, BANDA ACEH | Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banda Aceh menyita sebanyak 80 unit…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli menegaskan bahwa percepatan penanggulangan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Aceh melimpahkan empat terdakwa…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh mendorong penguatan Koperasi Konsumen Amanah Syariah…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Anggota DPR-RI asal Aceh, Teuku Zulkarnaini yang akrab disapa Ampon Bang mengajak…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya, Afdhal Jihad menilai pengembangan sektor pariwisata harus diawali…
Komentar