Categories: NEWS

Safaruddin: Jangan Ada SKPK Keluar Kota Saat Saya di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK). Ia menegaskan agar para kepala dinas, asisten, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Sekda, tidak bepergian ke luar kota saat dirinya sedang berada di daerah.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal setiap saat.

Penegasan itu disampaikan Safaruddin saat memberikan sambutan pada kegiatan tanam perdana padi Musim Tanam (MT) Gadu tingkat Kabupaten Abdya yang berlangsung di Gampong Suak Nibong, Kecamatan Tangan-Tangan, Senin (8/6/2026).

“Bagi Plt Sekda, para asisten dan teman-teman SKPK, tidak ada hari dan malam libur jika saya sedang berada di Abdya,” tegas Safaruddin.

Safaruddin mengungkapkan, kebijakan disiplin ketat yang diterapkannya ini terinspirasi dan termotivasi dari pola kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang tetap mengumpulkan para menteri meskipun pada hari libur demi memastikan roda pemerintahan berjalan optimal.

“Pak Prabowo kalau mengumpulkan para menterinya pada hari libur. Makanya tidak ada menteri yang keluar kota seenaknya tanpa alasan yang jelas,” kata Safaruddin.

Ia juga menyoroti sejumlah pejabat yang dinilai kerap melakukan perjalanan ke luar daerah. Safaruddin meminta para asisten dan kepala SKPK untuk selalu berada dalam jangkauan ketika dibutuhkan.

“Apalagi Asisten II dan III yang sering keluar kota, boleh dicatat. Kalau Bupati ada di Abdya, jangan coba-coba keluar kota,” ucap Safaruddin.

Sebagai bukti komitmennya dalam pelayanan publik, Safaruddin menegaskan bahwa dirinya selalu merespons cepat setiap laporan masyarakat yang masuk, termasuk persoalan yang dihadapi para petani. Untuk itu, ia meminta seluruh kepala SKPK siap dihubungi kapan saja.

Sebagai contoh, Safaruddin mengaku pernah menghubungi Kepala Dinas Pertanian Abdya pada malam Minggu pukul 00.30 WIB untuk membahas dan menanyakan langsung persoalan yang dilaporkan masyarakat.

“Jadi, jika saya menerima laporan dari masyarakat, saya langsung menghubungi kepala dinas (Kadis) terkait. Saya minta Kadis Pertanian harus bisa berkomunikasi dengan saya 24 jam, termasuk pada hari libur,” terangnya.

Kegiatan tanam perdana padi MT Gadu tersebut turut dihadiri Ketua dan anggota DPRK Abdya, Dandim, Kajari, para camat, keuchik, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Acara berlangsung di kawasan persawahan milik warga Gampong Suak Nibong yang telah siap memasuki tahap penanaman pada musim tanam tahun ini.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Gegara Cekcok Usai Kecelakaan, Pria di Banda Aceh Tusuk Pemotor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…

22 jam ago

BBPOM Aceh Temukan Minimnya Pemahaman Aturan Obat di Swalayan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…

22 jam ago

1.995 UMKM Terdampak Bencana di Aceh Selatan Lolos Verifikasi, 594 Data Diusulkan Ulang

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Sebanyak 1.995 pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh…

1 hari ago

Nelayan Abdya Temukan Mayat di Perairan Simeulue, Diduga ABK KM Sukma Baru yang Hilang

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan sesosok mayat di perairan Simeulue…

2 hari ago

Kapolri Tinjau Laboratorium Sabu di Pidie, 1,2 Ton Barang Bukti Disita

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau laboratorium narkotika ilegal yang…

2 hari ago

Diduga Sediakan Tempat Prostitusi di Aceh Barat, Tiga Perempuan dan Seorang Pria Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat empat orang yang diduga terlibat…

2 hari ago