Categories: NEWSSUMUT

Satu Pelaku Jaringan Narkoba Internasional Tewas Ditembak, Ribuan Ekstasi dan Sabu Disita

Analisaaceh.com, Medan | Penelusuran Direktorat Resnarkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) ke Jakarta untuk menangkap kurir 100 kg sabu dan 50 ribu butir pil ekstasi membuahkan hasil. Satu tersangka diantaranya tewas ditembak karena melukai petugas.

“Kasus sudah hampir dua bulan dilakukan penyelidikan diawali dari tanggal 19 Juni kemarin, tapi belum kita rilis karena masih memerlukan pengembangan dan alat bukti,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin, di RS Bhayangkara TK II Medan, Selasa (18/8/2020).

Martuani menyebut, pengungkapan kasus itu berawal dari hasil pengembangan tersangka berinisial DEJ yang diringkus bersama barang bukti sabu seberat 23 kg pada Jumat (19/6) lalu.

Dari keterangan tersangka, personel unit 2 Subdit II Dit Resnarkoba Polda Sumut melakukan penyelidikan tentang keberadaan pelaku lainnya di Jakarta.

Pada hari Sabtu (15/8/2020) sekira pukul 04.30 Wib, Dit Resnarkoba Polda Sumut melakukan penangkapan tersangka HW di Jalan Kali Baru Barat 7 Jakarta dan disita barang bukti berupa tiga karung plastik yang berisi 50 bungkus teh Cina berisikan narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan seberat 50 kg.

Dalam penangkapan itu juga turut disita satu kotak fiber berisikan lima bungkus plastik transparan berisikan 25 ribu butir pil ekstasi dimana masing-masing bungkus sebanyak lima ribu butir.

Di hari yang sama tim kembali meringkus tersangka lainnya yaitu ST di Jalan Raya Cilincing Kalibaru Jakarta dan disita barang bukti berupa dua karung plastik didalamnya 50 bungkus teh Cina yang juga berisikan narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan seberat 50 kg serta satu kotak fiber berisikan lima bungkus plastik transparan berisikan narkotika jenis pil ekstasi sebanyak 25 ribu.

“Dari keterangan tersangka ST Narkotika tersebut akan diantar ke salah satu gudang di Medan,” tambah Martuani.

Kemudian dilaksanakan Controlled Delivery atau penyerahan narkoba yang diawasi oleh petugas di salah satu gudang didaerah KIM 3 Medan.

Namun di sana tersangka ST melakukan perlawanan serta menyerang salah satu personel Aiptu Partono dengan sebilah golok dan mengalami luka bacok sehingga dilakukan tindakan tegas, keras dan terukur kepada tersangka ST.

Tersangka ST selanjutnya di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan untuk dilakukan pertolongan medis namun diperjalanan menuju rumah sakit tersangka ST meninggal dunia.

“Para pelaku dijerat Pasal 114, Pasal 112 jo Pasal 132 UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati,” pungkasnya.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Diduga Aniaya Warga, Mantan Keuchik di Abdya Dilaporkan ke Polisi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Seorang warga Gampong Krueng Panto, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya…

5 hari ago

Muhammadiyah Aceh Gelar Shalat Id Serentak di 50 Titik

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Warga Muhammadiyah di Kota Banda Aceh melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447…

5 hari ago

Tgk Yong Sebut Safaruddin Ayah bagi Anak Yatim di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Eks Penerangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Blangpidie, TR Kamaluddin alias Tgk…

1 minggu ago

Roni Guswandi Resmi Mendaftar Sebagai Calon Ketua Umum FPTI Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Roni Guswandi bersama tim resmi mendaftar diri sebagai Calon Ketua Umum…

1 minggu ago

Panwaslih Abdya Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Analisaaceh.com, Blangpidie | Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan kegiatan ngabuburit…

2 minggu ago

Penunjukan Imum Chiek Diprotes, Bupati Aceh Besar Dilaporkan ke Ombudsman

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Perwakilan masyarakat Indrapuri dan pengurus Masjid Abu Indrapuri melaporkan proses penunjukan…

2 minggu ago