Categories: NEWS

Seludupkan Sabu Dalam Sepatu, Pria Asal Pidie Dibekuk di Bandara SIM

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria asal Pidie dibekuk petugas saat hendak menyelundupkan narkotika jenis sabu lewat keberangkatan penerbangan domestik Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar.

Tersangka berinisial MD (40) ini menyimpan sabu seberat bruto 20O gram di dalam sepatunya yang hendak dibawa ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, melalui Kasatresnarokba Kompol Tendri Wardi mengatakan, penangkapan terhadap tersangka awalnya dilakukan oleh petugas Avsec Bandara SIM Aceh Besar pada Jumat (14/10/2022) lalu.

Baca Juga: Simpan Sabu, Seorang Petani di Pijay Ditangkap Polisi

“Petugas mencurigai terhadap tersangka yang saat itu berada di pintu pemeriksaan sinar X-Ray, karena terdeteksi di sepatu yang dipergunakan olehnya ada sesuatu yang janggal,” sebut Kasatresnarkoba, Senin (17/10/2022).

Saat diperiksa, terdapat narkotika jenis sabu di sisi kiri dan kanan sepatu yang dipergunakan tersangka. Setelah diamankan, pelaku diserahkan ke Petugas kepolisian guna dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Baca Juga: Nyambi Jadi Kurir Sabu, Seorang Tukang Bangunan di Pidie Ditangkap Polisi

Kompol Tendri mengatakan, dari hasil interogasi pelaku, ianya merupakan kurir yang akan mengantar narkotika jenis sabu tersebut ke Banjarmasin dengan upah sebesar Rp8 juta jika barang sampai ke lokasi.

“MD merupakan kurir suruhan dari AS (DPO) yang menyuruhnya untuk membawa narkotika jenis sabu ke Banjarmasin,” tutur Kompol Tendri.

Barang haram tersebut awalnya diterima tersangka dari AS melalui perantara WAN di Kabupaten Pidie pada hari Kamis (13/10/2022) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Jadi saat ini AS dan WAN ditetapkan sebagai DPO,” tambahnya.

Baca Juga: Jual Sabu ke Polisi, Seorang Pemuda Bener Meriah Diringkus

Dari tangan MD, Polisi mengamankan narkotika jenis sabu sebanyak 200 gram, dua lembar tiket boarding pass Batik Air tujuan Banda Aceh – Jakarta dan Jakarta – Banjarmasin, sepatu warna putih hitam merah dan dua unit alat komunikasi jenis handphone.

“Kini, MD mendekam di rumah tahanan Polresta Banda Aceh dan dijerat dengan Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 114 ayat 2 Undang – Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 20 tahun penjara,” pungkas Kompol Tendri.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

DSI Aceh Matangkan 56 Kafilah Hadapi MTQ Nasional XXXI 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 56 peserta terbaik yang akan membawa nama Aceh pada Musabaqah…

5 jam ago

Metro Langgien FC Kunci Gelar Juara KKN USK Championship 2026 di Bandar Baru

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Rangkaian KKN USK Championship 2026 Kecamatan Bandar Baru resmi berakhir dengan…

12 jam ago

Safaruddin Sidak SPBU, Pengelola Nakal Bakal Dilaporkan ke Pertamina

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke…

12 jam ago

Sidak Puskesmas Babahrot, Bupati Safaruddin: Kebersihan dan Ketersediaan Obat Harus Terjaga

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin menemukan sejumlah kendala dalam pelayanan kesehatan…

13 jam ago

Demokrat Aceh Buka Pendaftaran Ketua DPD hingga 11 Agustus

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh resmi membuka pendaftaran bakal…

13 jam ago

Sempat Kabur ke Aceh Jaya, Tim Tabur Kejari Aceh Selatan Tangkap DPO Kasus Migas di Tapaktuan

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan berhasil menangkap seorang…

3 hari ago