Analisaaceh.com, Sigli | Nelayan di Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie menyampaikan aspirasi kepada Kementerian Kelautan RI terkait dangkalnya muara yang mengakibatkan para nelayan tidak bisa melaut.
Hal itu disampaikan oleh nelayan setempat kepada Koordinator Penasehat Kementerian Kelautan RI di Kuala Lhok Tgk Dilaweung, Rabu (12/8/2020).
Panglima Laot Lhok Laweung Kecamatan Muara Tiga, Zulkifli Andah mengatakan, kondisi muara dangkal itu sudah puluhan tahun terjadi dan sudah berulang kali disampaikan kepada pemerintah daerah, namun hingga kini tidak ada realisasinya.
Oleh sebab itu pihaknya meminta pada Kementrian Kelautan supaya dilakukan pengerukan Muara supaya agar nelayan dapat melaut melalui muara jika air surut.
“Kami memohon kepada pihak Kementrian Kelautan RI supaya mengakomodasi aspirasi para nelayan di sini sehingga jika muara dikeruk nelayan akan lebih lancar melaut dalam kondisi air surut dan pasang, karena masalah ini tidak pernah direspon oleh Pemkab” ujar Zulkifli.
Persoalan muara dangkal itu, Zulkifli mengaku sudah puluhan tahun belum teratasi dengan baik. Sehingga perlu mendapat perhatian yang serius dari Kementerian Kelautan RI.
“Kami sangat berharap pihak Kementerian Kelautan untuk dapat merealisasi pengerukan muara ini dan kami menunggu kepastiannya,” harapnya.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengusulkan penetapan batas…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin menunjuk Darmawan Saputra, SE sebagai Pelaksana…
Analisaaceh.com, Jakarta | PT Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A resmi terpilih sebagai Rektor…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Harga emas di Banda Aceh mengalami penurunan pada Senin (2/2/2026), setelah…
Komentar