Categories: NEWS

Tangan Terduga Pencuri Putus Usai Serang Warga di Kajhu Aceh Besar

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Aksi dugaan pencurian di Gampong Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, berakhir dramatis. Seorang terduga pelaku kehilangan satu tangannya setelah melakukan perlawanan dengan senjata tajam terhadap warga yang berusaha menangkapnya, Sabtu (13/6/2026) dini hari.

Keuchik Gampong Kajhu, Khairizal, mengatakan peristiwa itu bermula saat pemilik rumah memergoki terduga pelaku yang diduga hendak membawa kabur tabung gas dan sepeda motor.

Mengetahui aksinya dipergoki, pelaku langsung berusaha melarikan diri. Pemilik rumah kemudian berteriak meminta pertolongan sehingga warga dan pemuda gampong melakukan pengejaran.

“Pemilik rumah berteriak maling dan warga langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Khairizal, Senin (15/6/2026).

Namun, saat hendak diamankan, pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menyerang warga yang menghadangnya. Menurut Khairizal, siapa pun yang mencoba menghentikan pelaku menjadi sasaran tusukan.

Warga beberapa kali meminta pelaku menjatuhkan senjata yang dibawanya, tetapi tidak diindahkan. Pelaku justru terus melakukan perlawanan dan mencoba menyerang masyarakat di sekitarnya.

Karena situasi dinilai membahayakan keselamatan warga, masyarakat akhirnya berupaya melumpuhkan pelaku. Dalam insiden tersebut, salah satu tangan terduga pelaku mengalami luka berat hingga putus.

“Sudah berkali-kali diperingatkan agar menjatuhkan pisaunya, tetapi tidak dihiraukan. Karena terus menyerang warga, akhirnya pelaku dilumpuhkan,” ujar Khairizal.

Usai diamankan, warga tidak melakukan tindakan lanjutan terhadap pelaku. Mereka segera menghubungi aparat kepolisian untuk menangani kejadian tersebut.

Terduga pelaku kemudian dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis, sementara pihak kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pencurian dan rangkaian peristiwa yang terjadi.

Khairizal menyebut, aksi pencurian di Gampong Kajhu belakangan cukup meresahkan masyarakat. Sebelumnya, warga juga kehilangan sepeda motor dan kabel listrik musala yang dicuri hingga ditemukan dalam kondisi telah dikupas.

Ia berharap kejadian tersebut menjadi peringatan agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat keamanan.

“Kami berharap masyarakat tetap menjaga keamanan lingkungan dan menyerahkan penanganan hukum kepada pihak berwenang,” pungkasnya.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

USK Sampaikan Duka Mendalam Wafatnya Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin

Universitas Syiah Kuala (USK) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Rektor Universitas Islam Negeri…

22 jam ago

Jelang 21 Tahun Damai Aceh, Pemulihan Korban Konflik dan Bencana Diminta Dipercepat

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan 21 tahun perdamaian Aceh, sekelompok masyarakat menyampaikan tuntutan kepada…

22 jam ago

Jelang HUT RI, Penjualan Bendera di Banda Aceh Masih Lesu

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, penjualan bendera…

22 jam ago

Pendapatan Abdya 2026 Naik, Belanja Tembus Rp1,06 Triliun

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pendapatan Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Tahun Anggaran 2026 mengalami…

22 jam ago

KUA-PPAS 2027 Diserahkan, Wabup Abdya Sampaikan Prioritas Pembangunan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran…

22 jam ago

Mantan Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Warul Walidin Meninggal Dunia

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kabar duka datang dari keluarga besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry…

22 jam ago