Tata Cara Mandi Junub, Niat Hingga Doa Setelah Mandi Wajib

Mandi Junub adalah mandi wajib yang harus dilakukan oleh umat Muslim setelah melakukan aktivitas yang dianggap najis seperti berhubungan intim, mimpi basah, atau keluarnya mani.

Mandi Junub dilakukan untuk membersihkan diri dari najis dan memurnikan diri sebelum melaksanakan ibadah seperti shalat atau membaca Al-Quran.

Mandi Junub merupakan salah satu syarat sahnya shalat bagi umat Muslim yang sudah memasuki usia baligh.

Proses mandi junub dilakukan dengan langkah-langkah tertentu yang harus diikuti dengan benar dan seksama agar benar-benar membersihkan diri dari najis dan memurnikan diri sebelum melaksanakan ibadah.

Kenapa Harus Mandi Junub ?

Mandi junub merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim yang telah mengalami hadats besar, yaitu keluarnya air mani baik karena berhubungan suami istri, mimpi basah, atau karena sebab lainnya. Ada beberapa alasan mengapa harus mandi junub, antara lain:

  1. Menjaga kebersihan dan kesehatan: Mandi junub bertujuan untuk membersihkan diri dari kotoran dan najis yang menempel pada tubuh. Selain itu, mandi junub juga dapat mencegah terjadinya infeksi atau penyakit yang disebabkan oleh kuman dan bakteri.
  2. Merupakan kewajiban dalam agama: Mandi junub merupakan salah satu kewajiban dalam agama Islam yang harus dilakukan setelah mengalami hadats besar. Sebagai seorang muslim, wajib menjalankan kewajiban agama untuk memperoleh keberkahan dan ridha Allah SWT.
  3. Menjaga kesucian hati dan jiwa: Mandi junub juga memiliki makna spiritual yang mendalam, yakni untuk membersihkan diri dari dosa dan kesalahan yang telah dilakukan. Dengan melakukan mandi junub, seseorang diharapkan bisa merenungkan dirinya sendiri dan memperbaiki diri menjadi lebih baik.

Oleh karena itu, sebagai seorang muslim, mandi junub harus dilakukan dengan benar dan teratur setiap kali mengalami hadats besar, sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan fisik dan spiritual.

Niat Mandi Junub

Niat mandi junub dapat dilakukan dalam hati, tidak perlu diucapkan dengan kata-kata. Namun, niat tersebut harus disertai dengan kesadaran dan keikhlasan untuk membersihkan diri dari najis dan memurnikan diri sebelum melaksanakan ibadah seperti shalat atau membaca Al-Quran.

Berikut adalah contoh niat mandi junub dalam bahasa Arab:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَكْبَرِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: “Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Mandi Junub sesuai Tuntunan Rasulullah

Berikut adalah langkah-langkah mandi junub yang benar:

  1. Niat mandi junub dalam hati.
  2. Membasuh tangan hingga bersih dan benar-benar kering.
  3. Membersihkan kemaluan dengan air hingga bersih dari najis.
  4. Melakukan wudhu seperti biasa, dimulai dari berkumur-kumur hingga mencuci kaki.
  5. Menuangkan air ke seluruh bagian tubuh, termasuk rambut, untuk membasuh najis.
  6. Membasuh seluruh tubuh dengan air, dimulai dari sisi kanan dan kemudian sisi kiri.
  7. Memastikan seluruh bagian tubuh sudah terkena air.
  8. Mengakhiri dengan niat mandi junub yang kedua.

Langkah-langkah tersebut harus dilakukan dengan benar dan seksama agar proses mandi junub benar-benar membersihkan diri dari najis dan memurnikan diri sebelum melaksanakan ibadah seperti shalat atau membaca Al-Quran.

Dalam melakukan mandi junub, sebaiknya menggunakan air yang cukup dan suhu air yang nyaman bagi kulit. Selain itu, hindari menggunakan sabun atau bahan pembersih lainnya karena dapat mengganggu keseimbangan pH kulit dan menyebabkan iritasi.

Doa yang dapat dibaca setelah mandi junub

Setelah selesai melakukan mandi junub, disunnahkan untuk membaca doa sebagai tanda syukur dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Berikut ini adalah beberapa doa yang dapat dibaca setelah mandi junub:

  1. Ashhadu anna laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, wa ashhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluhu. Artinya: Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya.
  2. Subhaanaka Allahumma wa bi hamdika, ash-hadu an laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik. Artinya: Maha Suci Engkau, ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau, aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.
  3. Allâhumma anta rabbiy, lâ ilâha illâ anta, khalaqtaniy wa ana ‘abduka, wa ana ‘alâ ‘ahdika wa wa’dika mastath’tu, a’udzu bika min syarri maa shana’tu, abuu-u laka bini’matika ‘alayya, wa abuu-u bidzambi, faghfirliy fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta. Artinya: Ya Allah, Engkau adalah Tuhan-ku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berpegang teguh pada janji-Mu dan covenan-Mu, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang telah aku perbuat. Aku mengakui segala nikmat-Mu yang diberikan padaku, dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau.

Doa setelah mandi junub dapat membantu kita untuk lebih dekat dengan Allah SWT dan memperoleh rahmat dan ampunan-Nya setelah membersihkan diri dari hadas besar.

Komentar
Artikulli paraprakRukun Puasa Beserta Syarat Wajib yang Harus Dipenuhi
Artikulli tjetërPolda Aceh Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Tahanan BNN