Categories: NAGAN RAYANEWS

Tim Percepatan Penyelesaian Sengketa PT. EMM Tunda Pertemuan ke Beutoeng Ateuh Banggalang

Analisaaceh.com, Nagan Raya | Tim Percepatan Penyelesaian Sengketa PT EMM, yang terbentuk dengan Keputusan Plt. Gubernur Aceh Nomor 180 / 821 / 2019 menunda kunjungan ke Beutoeng Ateuh Banggalang dalam rangka pertemuan/diskusi bersama Muspika dan Tokoh Masyarakat Kecamatan setempat, guna membahas semua polemik IUP perusahaan pertambangan PT. Emas Mineral Murni (EMM) yang selama ini menjadi objek keresahan di kalangan masyarakat Beutoeng Ateuh dan Aceh pada umumnya.

Sesuai dengan undangan dari Pemeritah Kabupaten Nagan Raya, bahwa Bupati telah mengundang Camat Beutoeng Ateuh Banggalang, Imum Mukim, Tuha Peut, tokoh pemuda, dan Tokoh masyarakat Beutoeng Ateuh Banggalang untuk hadir pada pertemuan guna membahas persoalan tersebut pada Sabtu (23/11/2019) di Aula kantor Camat Beutoeng Ateuh Banggalang.

Pertemuan tersebut ditunda dikarenakan masyarakat setempat sedang dalam suasana memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw. Tertundanya rencana pertemuan itu merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya sempat ditunda pada 14 November 2019.

Ketua Generasi Beutoeng Ateuh Banggalang (GBAB), Zakaria mengharapkan agar tim melakukan pertemuan dengan cara terbuka dan transparan dengan seluruh warga Beutoeng Ateuh Banggalang, guna mendengar secara langsung aspirasi masyarakat terkait polemik PT. EMM.

“Apabila pertemuan tanpa dilibatkan warga sebagai penerima dampak langsung dari kegiatan pertambangan tersebut, maka warga secara tegas menyatakan menolak segala bentuk pertemuan, karena masyarakat mengkawatirkan lahirnya potensi-potensi lobi atau mencari jalan deal masyarakat dengan pihak perusahaan,” ujarnya.

Kekawatiran masyarakat beutoeng Ateuh Banggalang dalam upaya lobi itu, kata Zakaria, sebagaimana pengalaman yang berkaca di masa lalu saat proses penyusunan AMDAL Eksploitasi, di mana sebagian besar data yang didapatkan dengan cara memanipulasi.

“Justru belajar dari pil pahit tersebut, hari ini masyarakat merasa dibohongi dan dirugikan sehingga rasa kepercayaan masyarakat telah hilang kepada orang-orang pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Dalam penyelesaian dan pembatalan izin PT. EMM yang diberikan oleh BKPM Nomor 66 / 1 / IUP / BKPM / 2017, lanjut Zakaria, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya bersama Pemerintah Aceh serta mesti melibatkan langsung masyarakat sesuai dengan bidang dan fungsinya secara terbuka dan transparansi, sehingga akan menjadi penunjang kesuksesan visi/misi Aceh Hebat.

“Harapan kita bersama mengenai izin tambang di Beutoeng Ateuh Banggalang untuk tidak menerima kegagalan, karena konsekuensi dari kegagalan ini artinya Pemerintah Aceh hari ini sedang mengkonfirmasi kegagalannya di mata dunia sebagai bangsa yang kuat, bermartabat, serta salah satu daerah yang memiliki undang-undang kekhususan dan istimewa,” pungkasnya.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Diduga Gelapkan Sepmor Yamaha NMAX Milik Warga Kuala Batee, Pria Asal Babahrot Abdya Ditangkap Polisi di Nagan Raya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya) seorang…

20 jam ago

Kelas Darurat SDN 10 Linge Aceh Tengah Mulai Digunakan, Sebagian Siswa Tak Lagi Belajar di Tenda

Analisaaceh.com, Aceh Tengah | Sebagian siswa SD Negeri 10 Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kini tidak…

21 jam ago

Bupati Safaruddin Sentil Kontribusi Dua Anggota DPRA Asal Abdya, Pastikan Tak Ada Pokir di APBK 2027

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah mendorong pemerataan…

23 jam ago

Diduga Sopir Mengantuk, Pikap Tabrak Pembatas di Tol Sigli–Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebuah mobil pikap Isuzu Traga bernomor polisi BL 8235 DN mengalami…

23 jam ago

Safaruddin Launching My-Tirta Abdya, Perumdam Klaim Pertama di Aceh Masuk Play Store

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin melaunching aplikasi My-Tirta Abdya milik Perusahaan…

2 hari ago

Bupati Safaruddin: Perusahaan Tambang dan PMKS yang Abaikan CSR Akan Dibekukan Izin dan Diusir dari Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengeluarkan ultimatum keras kepada seluruh perusahaan…

2 hari ago