Categories: Artikel

Tips Menyimpan Daging Kurban Agar Tetap Segar dan Awet

Tak terasa hari raya Idul Adha sebentar lagi tiba, biasanya ibu-ibu di rumah akan langsung mengolah daging kurban dengan berbagai macam resep masakan.

Namun, adakalanya daging qurban masih banyak tersisa dan pastinya ibu-ibu ingin menyimpan daging lebih lama untuk dimasak saat diperlukan.

Berikut adalah tips menyimpan daging qurban agar senantiasa awet dan segar.

1. Jangan Cuci Daging

Jangan mencuci daging apabila daging itu akan disimpan di lemari es. Mencuci daging sebelum disimpan malah beresiko membuat daging tercemar bakteri. Apabila daging sudah tercemar bakteri, daging malah akan lebih cepat busuk. Cucilah daging saat sesaat sebelum dimasak.

2. Potong Sesuai Porsi

Setelah diterima, potong-potong daging sesuai porsi kebutuhan keluarga. Selain membuat daging lebih praktis saat diolah, memotong daging juga membuat penyimpanan jadi lebih mudah. Bila dalam sehari keluarga mengonsumsi 250 gram daging, maka potonglah daging per 250 gram sesuai dengan konsumsi harian.

3. Menyimpan Daging Dalam Wadah Makanan

Biasanya daging qurban dibagikan dengan plastik-plastik kresek. Setelah diterima, alangkah baiknya daging-daging tersebut dipindahkan ke wadah untuk menyimpan makanan. Hindari menyimpan daging di kulkas masih dengan plastik kresek yang warna-warni.

Selain membuat kulkas bisa memuat lebih banyak daging dengan rapi, menyimpan daging dengan wadah makanan sudah pasti lebih aman. Tutup rapat wadah makanan dan simpan dalam freezer agar daging lebih awet.

4. Pisahkan Daging dan Jeroan

Saat menyimpan, jangan satukan jeroan dan daging dalam satu wadah. Hal itu penting dilakukan untuk  menghindari adanya kontaminasi silang. Selain itu, jeroan cenderung  lebih cepat rusak dibandingkan daging, sehingga disarankan untuk menyimpan di plastik dan freezer yang berbeda.

5. Jangan Simpan Lagi Daging yang Sudah Mencair

Apabila daging sudah dikeluarkan dan dicairkan setelah disimpan dalam freezer, sebaiknya langsug diolah segera. Jangan menyimpan daging yang sudah dicairkan dari pembekuan lagi ke dalam freezer.

Hal itu membuat daging tercemar mikroba semakin banyak dan akan mempercepat proses pembusukan

Editor : Nafrizal
Rubrik : Artikel
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Dampak Bencana Tekan Ekonomi, Pertumbuhan Aceh 2025 Diproyeksi 3,50–4,40 Persen

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Aceh memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Aceh pada…

1 hari ago

BNPB Targetkan Pengungsi Pidie Jaya Pindah ke Huntara Sebelum Ramadan

Analisaaceh.com, Pidie Jaya | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan seluruh pengungsi di Kabupaten Pidie…

1 hari ago

Harga Emas di Banda Aceh Nyaris Rp9 Juta per Mayam

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kenaikan harga emas kembali menjadi perhatian masyarakat Aceh. Pada Selasa (21/1/2026),…

2 hari ago

Prabowo Cabut 28 Izin Perusahaan Pelanggaran Hutan dan Tambang, Aceh Masuk Radar Audit

Analisaaceh.com, Jakarta | Presiden Prabowo Subianto secara resmi mencabut izin operasional 28 perusahaan yang terbukti…

2 hari ago

Safaruddin Temui Menbud, Usulkan Jalur Rempah Abdya Jadi Program Nasional 

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Safaruddin terus melakukan diplomasi dengan Pemerintah…

2 hari ago

Dampak Banjir Aceh, Pengungsi Masih Capai 92 Ribu Jiwa

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jumlah warga terdampak banjir dan longsor di Aceh masih tergolong tinggi.…

2 hari ago