Sejumlah mahasiswa lakukan aksi unjuk rasa di depan DPRA. Foto : Naszadayuna/analisaaceh.com
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah mahasiswa Universitas UIN Ar Raniry melakukan aksi unjuk rasa terkait penolakan revisi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) dan hadirnya bank konvensional di Aceh di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada Rabu (24/5/2023).
Koordinator aksi, Afdi mengatakan bahwa sejumlah mahasiswa ini menolak bank konvensional kembali beroperasi di Aceh karena menyangkut Marwah Aceh sebagai daerah yang memiliki prinsip syariah Islam.
“Jika yang bermasalah adalah BSI maka yang diperbaiki bukan Qanun LKSnya,” ujarnya.
Dalam aksi ini, Ketua Badan Legeslatif DPRA, Mawardi mengatakan bahwa pihaknya setuju akan menolak revisi Qanun LKS namun pihaknya tetap harus menerima anspirasi dari dua pihak masyarakat yang pro dan kontra.
“Kami disini hanya menerima aspirasi, ketua DPRA mengeluarkan pendapat tersebut dengan adanya anspirasi,” tuturnya.
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh memperkuat arah pengembangan…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kebakaran melanda sebuah rumah kos di Lamteumen Timur, Banda Aceh pada…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyatakan persoalan LGBT (lesbian, gay, biseksual,…
Analisaaceh.com | Mimpi melanjutkan studi doktoral (S3) ke luar negeri kerap kali dibayangi oleh tembok…
Analisaaceh.com, Pidie Jaya | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler…
Analisaaceh.com, Nagan Raya | Sebanyak 125 siswa di sekolah dasar (SD) Negeri 1 Beutong masih…
Komentar