Categories: NEWS

UNHCR Sebut Pemerintah Sudah Sepakat Rohingnya Dipindahkan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) mengunjungi tempat penampungan sementara pengungsi Rohingnya di Balai Meseuraya Aceh (BMA) Senin (22/4/2024).

Dalam kunjungan ini, Assistant High Commissioner for Protectiction of UNHCR),
Ruvendiri Promoda Menikdiwela mengatakan bahwa pihaknya dan Pemerintah Aceh sepakat memindahkan rohingya dari BMA setelah lima bulan berada tempat yang tidak memadai.

“Jadi langkah berikutnya bagaimana nanti pemerintah menemukan tempat yang lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini yang diperlukan untuk etnis Rohingya ini yang penampungan yang memadai, dimana mereka bisa tinggal di tempat berstruktur bangunan. Dan juga anak anaknya bisa pergi ke sekolah dan mereka bisa mengakses kebutuhan dasar.

Mengingat jumlah pengungsi rohingya di Aceh saat ini sekitar 1200 orang, untuk jangka panjangnya UNHCR berharap untuk dapat tinggal di tempat yang baik.

Terkait banyaknya pengungsi Rohingya yang kabur dari penampungan, pihaknya juga mengatakan bahwa telah menghimbau untuk tidak kabur ketempat lain karena ini sangat berbahaya.

“Mungkin karena mereka sanak saudara di negara lain seperti malaysia sehingga menarik mereka untuk berpulang kesana,” katanya.

Ia juga membantah bahwa adanya keterlibatan UNHCR dalam perdagangan manusia, namun mereka memberikan kesempatan hidup dengan normal dan layak.

“Kami sebaliknya justru mendukung pemerintah melakukan tindakan bagi mereka yang melakukan penyeludupan manusia,” lanjutnya

Dan terkait tragedi yang diduga terbalik hingga tenggelam di perairan Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat pada Rabu (21/3/2024) sekitar pukul 08.00 WIB.
UNHCR sangat menyayangkan tragedi tersebut.

“Seharusnya tidak ada orang meninggalkan tempat dimana dia tinggal mencari tempat tinggal, namun sayangnya itu realita pengungsian,” tutupnya.

 

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

1.995 UMKM Terdampak Bencana di Aceh Selatan Lolos Verifikasi, 594 Data Diusulkan Ulang

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Sebanyak 1.995 pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh…

54 menit ago

Nelayan Abdya Temukan Mayat di Perairan Simeulue, Diduga ABK KM Sukma Baru yang Hilang

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan sesosok mayat di perairan Simeulue…

19 jam ago

Kapolri Tinjau Laboratorium Sabu di Pidie, 1,2 Ton Barang Bukti Disita

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau laboratorium narkotika ilegal yang…

19 jam ago

Diduga Sediakan Tempat Prostitusi di Aceh Barat, Tiga Perempuan dan Seorang Pria Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat empat orang yang diduga terlibat…

19 jam ago

Satpol PP Abdya Ancam Pemilik Ternak Liar Kurungan 3 Bulan dan Denda Rp3 Juta

Analisaaceh.com, Blangpidie | Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengingatkan…

19 jam ago

Polisi Tangkap Sopir Truk Tangki Pengangkut 5 Ton Bio Solar Subsidi

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nagan Raya menangkap seorang pria berinisial…

4 hari ago