Categories: NEWS

Usulan Pemekaran Kabupaten ASJA Dibahas di Rapimnas, Syarat CDOB Terpenuhi

Analisaaceh.com, Jakarta | Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan Panitia Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) seluruh Indonesia terkait pembahasan usulan pemekaran Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Acara tersebut juga dihadiri oleh anggota DPD Fahrul Razi, M.IP daerah pemilihan Provinsi Aceh masuk pada komisi yang membidangi pemekaran daerah, di mana kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Nusantara V Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019) yang lalu.

Perwakilan panitia CDOB Aceh Selatan Jaya (ASJA) T. Raziman Yahya yang juga Humas Ikatan Masyarakat Aceh Selatan (IKAMAS) di Jakarta Pusat mengatakan, senator asal Aceh ini mendukung pemekaran daerah, di mana mengemukakan pada acara Rapimnas tersebut.

“Adapun sejumlah usulan CDOB seluruh Indonesia hanya 173 yang memenuhi syarat, sudah termasuk ASJA di dalamnya,” terang putra yang berasal dari Kecamatan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan tersebut kepada Analisaaceh.com, Jum’at (22/11/2019) melalui pesan WhatsApp.

T. Raziman menambahkan, usulan tersebut berasal dari provinsi Papua, Aceh, Jawa Barat, Kepulauan Riau, Kalimantan, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Maluku dan Sulawesi. Khusus untuk pemekaran Provinsi Aceh, usulan Provinsi Pantai Barat Selatan (Barsela) sangat berpeluang untuk mekar dari provinsi induknya.

“Kita meminta kepada Pemerintah pusat untuk mencabut moratorium pemekaran dan segera memekarkan daerah-daerah usulan CDOB yang telah memenuhi syarat dan Forum Persatuan Pemekaran seluruh Indonesia sepakat akan menggelar aksi di depan Istana negara, bila aspirasi ini tidak disahuti dan ditindak lanjuti oleh pemerintah,” T. Raziman.

Dia juga mengatakan, anggota DPD Fahrul Razi, M.IP daerah Pemilihan Provinsi Aceh masuk pada komisi yang membidangi Pemekaran daerah, beliau dalam kata sambutannya di atas podium Rapimnas mengatakan, mereka yang ada di sini bukan untuk makar tapi untuk mekar.

“Kita yang ada di sini, bapak-bapak, ibu-ibu yang datang dari daerah yang jauh bukan untuk makar tapi untuk mekar membentuk wilayah Otonomi baru dalam bingkai NKRI, kata anggota DPD dari Aceh ini,” terang Raziman meniru orasi Fahrul Razi.

Sementara itu, tokoh muda Asja Hasbaini, S.Pd., M.Pd mengapresiasi perkembangan dan kerja keras panitia untuk mewujudkan pemekaran tersebut.

Ia menjelaskan akan didapat beberapa poin manfaat dengan pemekaran tersebut di antaranya, terjadinya pemerataan, percepatan pembangunan, efesiensi cakupan wilayah administrasi pemerintahan, meningkatkan perputaran ekonomi, terbukanya lapangan kerja baru dan pada akhirnya menekan angka kemiskinan.

“Kita memohon doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat supaya proses pemekaran ASJA segera terwujud,” pintanya.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

7 jam ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

19 jam ago

Kebakaran Hanguskan 22 Rumah, Balai Adat, dan Mushola di Gayo Lues

Analisaaceh.com, Gayo Lues | Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Belah Lane, Gampong Telege Jernih,…

19 jam ago

Perbaiki Listrik di Atap Garasi, Pria di Aceh Besar Tersengat

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Seorang pria bernama Putra (40), asal Jawa Timur, tersengat listrik saat…

19 jam ago

BMKG Peringatkan Curah Hujan Tinggi di Sejumlah Wilayah Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I mengeluarkan peringatan…

19 jam ago

BMKG Tetapkan Tiga Kabupaten di Aceh Berstatus Awas Hujan Tinggi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini curah hujan…

19 jam ago