Categories: NEWS

WH Kota Langsa Selidiki Kasus Video Viral di TikTok

Analisaaceh.com, Langsa | Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Langsa tengah menyelidiki dugaan pelanggaran Syariat Islam yang dilakukan oleh sepasang pria dan wanita dalam video viral di sebuah kafe di Kota Langsa.

Kasie Pembinaan dan Pengawasan Satpol PP-WH Kota Langsa, Lambri Liany SE, mengatakan pihaknya telah melakukan pengintaian terhadap pelaku serta berkoordinasi dengan kepala desa untuk mendapatkan alamat mereka.

“Terkait beredarnya video itu, kami sudah melakukan pengintaian terhadap para pelaku, bahkan nomor-nomor nya sudah kami minta sama pak Geuchik. Namun pelaku tersebut sudah tidak ditempat lagi,” kata Lambri Liany kepada Analisaaceh.com, melalui telepon WhatsApp, Kamis (5/12/2024).

Lambri mengungkapkan, pihaknya juga telah menjumpai orang tua pelaku (wanita), dikarenakan untuk pelaku yang wanita merupakan warga Kota Langsa, sedangkan pelaku laki-laki adalah warga Aceh Timur.

“Keduanya sama sekali tidak ditemukan, sudah tidak terlacak (aktif) lagi nomornya. Bahkan petugas Intelijen kami juga sudah mengintai dimana pelaku ngekos juga sudah tidak ada lagi, bahkan semalam sampai jam 3, kita tunggu tidak ada,” ungkapnya.

Dirinya melanjutkan, bahwa WH Kota Langsa juga mendapatkan informasi jika pelaku sudah meminta maaf dan klarifikasi melalui postingan akun Tiktok yang pihaknya dapatkan dari kiriman masyarakat.

“Jadi kami Insyaallah akan terus melakukan penyelidikan dan pencarian. Kami juga sedang berusaha melakukan komunikasi dengan pihak cafe tempat live tersebut berlangsung, untuk jangan ada pembiaran jika ada tamu-tamu yang kurang senonoh dan harus ditegur oleh pengelola cafe. Apabila membawa-bawa nama cafe sehingga sangat disayangkan,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan penulusuran Analisaaceh.com, pelaku pria yang berada di dalam video tersebut diduga melakukan permintaan maaf dan klarifikasi melalui Tiktok miliknya dengan nama @Sadekaceh.

Dalam postingan akun Tiktok tersebut, terlihat foto seorang pria yang diduga pelaku dalam video viral sebelumnya, dengan tulisan “Setiap manusia pasti ada kesalahan atau kekhilafan jadi klean (kalian) jangan ragu jangan bimbang,” tulisan dalam postingan akun Tiktok @Sadekaceh, Kamis (5/12/2024).

Pada slide kedua dari unggahan akun tersebut, pelaku diduga menuliskan klarifikasi dan permintaan maaf secara panjang lebar dengan isi sebagai berikut.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya ingin menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat. Khususnya warga Kota Langsa dan Aceh Timur,” tulis postingan tersebut.

“Saya menyadari bahwa dalam siaran langsung yang saya lakukan di Tiktok. Terdapat tindakan atau ucapan saya yang kurang beretika dan telah menimbulkan keresahan. Hal ini sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai yang saya pegang. Terlebih lagi saya telah melanggar Syariat Islam yang berlaku di Aceh,” sebut tulisan dalam postingan.

Lebih lanjut, postingan itu juga menyebutkan dirinya sangat menyesal atas kelalaian dan kekhilafan tersebut, sehingga kejadian itu menjadi pembelajaran bagi dirinya untuk lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam, setiap tindakan, baik secara langsung maupun di dunia maya.

“Dengan rendah hati, saya memohon maaf atas ketidaknyamanan dan dampak negatif yang saya sebabkan. Saya berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan serupa dan akan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik seusai dengan nilai-nilai agama dan budaya kita,” ujarnya.

Chairul

Komentar

Recent Posts

DSI Aceh Perkuat Pendidikan Islam, Gubernur: Harus Adaptif dengan AI

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh memperkuat arah pengembangan…

11 jam ago

Rumah Kos Terbakar di Banda Aceh, Api Merembet ke Bengkel Ban

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kebakaran melanda sebuah rumah kos di Lamteumen Timur, Banda Aceh pada…

11 jam ago

LGBT Jadi Persoalan Serius di Aceh, Terindikasi di Warkop hingga Fitness

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyatakan persoalan LGBT (lesbian, gay, biseksual,…

2 hari ago

Berawal dari Coba-Coba, Dosen USK Raih PhD dan Jadi Asisten Dosen di Rhode Island

Analisaaceh.com | Mimpi melanjutkan studi doktoral (S3) ke luar negeri kerap kali dibayangi oleh tembok…

2 hari ago

Mahasiswa KKN USK Edukasi Tas Siaga Bencana dan GERADAM Warga Cut Langien

Analisaaceh.com, Pidie Jaya | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok Reguler…

2 hari ago

Sebanyak 125 Siswa SDN 1 Beutong Belajar di Kelas Darurat

Analisaaceh.com, Nagan Raya | Sebanyak 125 siswa di sekolah dasar (SD) Negeri 1 Beutong masih…

2 hari ago