Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli saat melakukan peninjauan sejumlah infrastruktur yang terbengkalai di Kecamatan Manggeng Kabupaten Abdya. Foto:Ahlul Zikri/Analisaaceh.com
Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli melakukan peninjauan ke sejumlah insfratruktur yang selama ini terbengkalai dan belum difungsikan di Kecamatan Manggeng, Sabtu (14/2/2026).
Peninjauan itu bertujuan untuk mencari solusi agar bangunan-bangunan yang telah lama tidak difungsikan secara optimal serta dapat kembali memberi manfaat bagi masyarakat.
Adapun titik lokasi yang ditinjau meliputi Pasar Rakyat, Gedung Kesenian, hingga Gedung Serbaguna. Selain insfratruktur, Wabup Zaman Akli juga meninjau lokasi yang direncanakan sebagai tempat penyembelihan hewan Meugang.
Dalam kunjungan itu Wakil Bupati Zaman Akli didampingi Diskopperindag Abdya, Zedi Saputra dan Camat Manggeng, Ridhawiyardi serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam kunjungan tersebut, Zaman Akli menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan seluruh aset yang telah dibangun dengan anggaran negara dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
“Kita meninjau beberapa lokasi yang selama ini terbengkalai dan belum difungsikan sebagai mestinya,” kata Zaman Akli.
Zaman Akli menyoroti salah satu lokasi yakni Pasar Rakyat Kecamatan Manggeng. Bangunan yang dibangun dengan anggaran besar tersebut hingga kini belum difungsikan secara maksimal. Menurutnya, diperlukan langkah tegas dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, maupun gampong setempat.
Ia menekankan pentingnya sosialisasi dan pengarahan kepada para pedagang agar memanfaatkan pasar tersebut. Penertiban juga perlu dilakukan, terutama terhadap pedagang yang berjualan di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan.
“Kita arahkan pedagang agar tidak berjualan di tempat yang memicu kemacetan, melainkan masuk ke pasar ini supaya lebih tertata dan tertib. Jika semua tahapan sudah dilakukan namun tidak berjalan sebagaimana mestinya, maka akan kita pertimbangkan pengalihan fungsi agar bangunan itu tidak terbengkalai,” ucap Zaman Akli.
Akli menyebutkan, rencana pengalihan fungsi harus melalui musyawarah tokoh masyarakat. Pemerintah daerah, katanya, perlu menggelar rapat atau forum dengar pendapat sebelum mengambil keputusan, agar tidak menimbulkan pro dan kontra.
“Keputusan yang diambil nantinya harus benar-benar menjadi aspirasi masyarakat,” sebut Akli.
Selain Pasar Rakyat, Wabup juga meninjau Gedung Kesenian Kecamatan Manggeng yang dibangun pada era Badan Rehabilitas dan Rekonstruksi (BRR) tahun 2007 (masa kepemimpinan Akmal Ibrahim periode pertama). Bangunan tersebut kini dalam kondisi memprihatinkan karena tidak difungsikan.
Ia menyayangkan gedung yang tergolong megah itu terbengkalai tanpa aktivitas. Untuk itu, ia meminta Camat segera mengusulkan perencanaan rehabilitasi sebelum Musrenbang Kabupaten dilaksanakan, agar dapat diprioritaskan dalam APBK 2027.
“Minimal bisa diprioritaskan di APBK tahun 2027 untuk rehab gedung kesenian tersebut,” sebut Akli.
Ia juga menambah, jika rehabilitasi terealisasi, perlu ada penugasan aparatur sipil negara (ASN) dari SKPK terkait, agar gedung kesenian dapat dikelola secara optimal dan tidak kembali terbengkalai.
“Jika terealisasi, gedung kesenian ini harus dikelola dengan penempatan pegawai yang tepat agar operasionalnya berjalan dengan maksimal,” terang Akli.
Sementara itu, terkait Gedung Serbaguna, ia menilai kondisi fisik bangunan sudah tidak memungkinkan untuk sekedar direhabilitasi. Pada masa kepemimpinan Safaruddin-Zaman Akli, diharapkan bangunan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Jika rehabilitasi sudah tidak memungkinkan, maka opsi pembangunan baru dapat kita pertimbangkan melalui lobi anggaran ke pemerintah pusat. Mudah-mudahan Pak Bupati bisa membawa pulang anggaran dari pusat untuk membangun baru gedung serbaguna ini,” ungkap Akli.
Selain insfratruktur bangunan, Zaman Akli juga meninjau lokasi yang direncanakan sebagai tempat penyembelihan hewan Meugang. Mengingat Meugang adalah tradisi masyarakat Aceh, khususnya Abdya, sehingga kebersihan dan standar lokasi menjadi prioritas.
“Kita ingin lokasi penyembelihan tertib dan memenuhi standar kesehatan. Jangan ada lagi pemotongan di tempat-tempat yang tidak layak,” kata Akli.
Sementara itu, Camat Manggeng, Ridhawiyardi, menyambut baik kunjungan Wakil Bupati. Ia berharap rehabilitasi Gedung Kesenian yang terbengkalai sejak 2007 dapat direalisasikan pada 2026 agar kembali membangkitkan nilai-nilai seni dan budaya masyarakat.
“Kita berharap pembangunan rehabilitas gedung terealisasi di tahun 2026, sehingga dapat kembali membangkitkan nilai kesenian masyarakat Manggeng Raya,” ucapnya.
Terkait Pasar Rakyat yang belum difungsikan, katanya, pihaknya mengusulkan agar bangunan tersebut dapat dialihfungsikan tanpa melanggar regulasi. Ia juga mengusulkan pembukaan sekat ruko agar minat penyewa meningkat dan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Bangunan pasar rakyat dan ruko kedepannya akan kita usul agar dialih fungsikan tanpa melanggar aturan yang berlaku. Sehingga bisa meningkatkan PAD kita yang tertunda,” ujarnya.
Untuk Gedung Serbaguna, ia berharap pemerintah daerah dapat merealisasikan pembangunan baru karena dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.
“Kita berharap Pemkab Abdya dapat membangun baru gedung serbaguna, karena gedung tersebut sangat bermanfaat untuk masyarakat Manggeng Raya,” sebutnya.
Ia menjelaskan bahwa lapangan bola yang akan dijadikan lokasi Meugang, pihak kecamatan mengusulkan penurunan alat berat guna membersihkan saluran dan meratakan area sekitar lapangan.
“Kami juga memohon agar alat berat diturunkan untuk pembersihan saluran dan pemerataan pinggir lapangan bola sebagai persiapan lokasi Meugang nanti,” pungkas Ridhawiyardi.
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh menegaskan realisasi Bantuan Meugang Presiden menjelang Ramadan 2026 wajib…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli mengajak seluruh stakeholder dan…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Harga gabah tingkat petani di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh mengungkap kasus pencurian sepeda…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polresta Banda Aceh mengamankan dua orang tersangka atas dugaan pemerkosaan dan…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jajaran pegawai serta personel lembaga vertikal…
Komentar