rumah warga yang tenggelam oleh lumpur, foto: ist
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Aceh dapat dimulai pada 22 hingga 29 Desember 2025.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana BNPB, Abdul Muhari, mengatakan progres penanganan pascabencana saat ini telah berjalan di empat kabupaten, yakni Pidie Jaya, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.
Menurutnya, pemerintah telah menetapkan serta mengidentifikasi lokasi yang akan dijadikan hunian sementara. Tahapan awal yang dilakukan adalah pengecekan status lahan untuk memastikan kejelasan hukum serta kesesuaiannya sebagai kawasan permukiman.
“Jika status lahan sudah clear, kami akan memastikan kesesuaian lahan tersebut untuk dijadikan permukiman dengan memperhatikan aspek keselamatan dan pengurangan risiko bencana,” kata Abdul Muhari, Selasa (23/12/2025).
Ia menegaskan, pembangunan hunian sementara akan diawali dengan pematangan lahan dan pembukaan akses menuju lokasi. BNPB memastikan proses ini tidak membutuhkan waktu lama.
“Target kami pada 22 hingga 29 Desember sudah dapat dimulai tahapan pembangunan,” ujarnya.
Universitas Syiah Kuala (USK) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Rektor Universitas Islam Negeri…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan 21 tahun perdamaian Aceh, sekelompok masyarakat menyampaikan tuntutan kepada…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, penjualan bendera…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Pendapatan Daerah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Tahun Anggaran 2026 mengalami…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kabar duka datang dari keluarga besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry…
Komentar