Tim mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional dalam ajang INFINITY 2026
Analisaaceh.com , Banda Aceh | Tim mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengukir prestasi membanggakan di kancah nasional dalam ajang INFINITY 2026. Melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu, tim yang beranggotakan Rafi Athallah (Teknik Sipil), Riska Muliani (Bimbingan Konseling), Muhammad Faizil (Teknik Elektro), dan Ariel Sucipto (Teknik Industri) sukses membawa pulang tiga penghargaan bergengsi sekaligus.
Puncak prestasi tim ini diraih dalam kategori Safety Innovation Competition (SIC), di mana Rafi Athallah, Riska Muliani, dan Muhammad Faizil berhasil menyabet Juara 1.
“ErgoSense merupakan sistem pemantauan ergonomi berbasis wearable yang kami rancang untuk mendeteksi risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja industri secara real-time,” jelas Ketua tim, Rafi.
Tidak berhenti di sana, Rafi Athallah dan Ariel Sucipto kembali mengharumkan nama universitas melalui dua cabang kompetisi lainnya. Pada Green Manufacturing Competition (GMC), keduanya meraih Juara 1 berkat inovasi “ECOGREEN”, yaitu bata beton ramah lingkungan berbahan limbah pertanian dan kelautan yang dilengkapi teknologi self-healing untuk konstruksi berkelanjutan.
Dalam ajang Industrial Business Plan Competition (IBPC), tim yang dipimpin oleh Ariel Sucipto kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara 3.
“AQUA-SHIELD AI adalah solusi cerdas yang kami kembangkan berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan efisiensi sistem desalinasi air bersih,” ungkap Ariel.
Prestasi ini menjadi bukti nyata kompetensi dan daya saing mahasiswa USK dalam menghasilkan inovasi berbasis riset yang relevan dengan kebutuhan industri. Keberhasilan dalam tiga kategori sekaligus di ajang INFINITY 2026 ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan memberikan solusi atas tantangan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…
Analisaaceh.com, Tapaktuan | Sebanyak 1.995 pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan sesosok mayat di perairan Simeulue…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau laboratorium narkotika ilegal yang…
Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat empat orang yang diduga terlibat…
Komentar