NEWS Dinsos Abdya Bentuk Tim Verifikasi Desil di RSUD-TP

Dinsos Abdya Bentuk Tim Verifikasi Desil di RSUD-TP

Rapat pembentukan Tim Verifikasi Desil yang berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP) kabupaten Abdya, Jumat (8/5/2026). Foto: Ist

Analisaaceh.com, Blangpidie | Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Barat Daya (Abdya) segera membentuk Tim Verifikasi Desil di Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan (RSUD-TP) kabupaten setempat, untuk memastikan semua masyarakat yang berobat terlayani dengan merata.

Kepala Dinsos Abdya, Iin Supardi menyebutkan, tim tersebut nantinya akan memverifikasi langsung jika ada warga yang mendapatkan keluhan di desil 8-10, yang seharusnya mereka berada pada kategori desil 1-7.

“Menindaklanjuti instruksi Pak Bupati, kita akan membentuk tim verifikasi desil di RSUD-TP untuk membantu masyarakat yang ada keluhan terkait masalah desil untuk mengupdate langsung datanya,” kata Iin Supardi, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa pihaknya hari ini sudah duduk bersama dengan Manajemen RSUD-TP, BPS, BPJS Kesehatan, termasuk di hadiri Plt Sekda Abdya Amrizal, Kepala Bapperida, Sufrinaldi, dan pihak-pihak lainnya.

Selain itu, kata Iin, Dinsos juga akan melakukan sosialisasi ke gampong-gampong dan membuka pos pengaduan bagi masyarakat.

“Kita juga menyediakan nomor pengaduan. Jika ada masyarakat yang bermasalah dengan desilnya, nantinya bisa langsung menghubungi (telpon) ke nomor 082364562156. Insya Allah dalam waktu dekat akan segera aktif,” ucapnya.

Iin juga meminta agar masyarakat proaktif untuk mengecek langsung desil masing-masing, disamping juga dilakukan oleh aparatur gampong dan pihak lainnya.

“Kenapa ini penting, karena masyarakat harus mengetahui mereka masuk ke dalam kategori desil berapa. Jika tidak sesuai, bisa langsung diperbaiki,” ujarnya.

Selain itu, sebut Iin, pihaknya juga akan membentuk Satgas Pemutakhiran Data.

“Dengan kolaborasi antara dinas, gampong, dan pihak rumah sakit, Insya Allah masalah desil ini bisa kita atasi,” terangnya.

Nantinya, kata Iin, juga akan dilibatkan Operator SIK-NG, agar proses perubahan desil masyarakat yang tidak sesuai, bisa cepat dilakukan.

“Saat ini Operator SIK-NG juga sedang melaksanakan bimbingan teknis. Insya Allah kita semua akan laksanakan secara optimal ditingkat daerah,” pungkas Iin Supardi.

Artikulli paraprakRamlah Sali, Jamaah Haji Tertua Aceh Berusia 101 Tahun