Categories: NEWS

Enam Santri Hanyut di Sungai Mane, Kapolres Pidie Imbau Warga Waspada

Analisaaceh.com, Sigli | Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan kegiatan rekreasi maupun pemandian di lokasi wisata, khususnya di area aliran sungai yang memiliki arus deras.

Imbauan ini disampaikan menyusul terjadinya musibah tenggelamnya enam santri Dayah Nurul Huda, Gampong Paya Guci, Kecamatan Tangse, sekira pukul 14.00 WIB di Sungai Dusun Jambo Mie, Gampong Mane, Kecamatan Mane Kabupaten Pidie, Minggu (24/8/2025).

Adapun identitas korban meninggal dunia, yaitu Meisya binti Dahri (14), Zikratun Rahmayani binti Muktar (15),

Husnul Khatimah binti Adnan (14), Nurfatiha binti Jafar (14), keempatnya merupakan warga Gampong Paya Guci Kecamatan Tangse, dan Makfirah binti Tgk Nadar (14), warga Gampong Ulee Gunong Kecamatan Tangse.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK,. menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika rombongan santri melaksanakan kegiatan wisata di lokasi tersebut yang berdekatan dengan kawasan wisata arung jeram Jambo Adventure.

“Seusai makan bersama, para santri mandi di pinggir sungai, beberapa menit kemudian, seorang santri terseret arus deras,” katanya, Senin (25/8/2025).

Melihat rekannya hanyut, lima santri lainnya berusaha menolong, namun justru ikut terseret arus hingga terbawa sejauh sekitar enam ratus meter dari lokasi awal.

Pihak pendamping kemudian meminta bantuan masyarakat dan petugas arung jeram di lokasi untuk melakukan pencarian.

“Dari hasil evakuasi, lima korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian,”paparnya.

Sedangkan korban yang masih dalam pencarian dan belum ditemukan adalah Nurul Izzah binti M.Nasir (15), pelajar, warga Gampong Paya Guci Kecamatan Tangse.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sungai maupun lokasi wisata alam lainnya. Utamakan keselamatan, jangan abaikan potensi bahaya arus deras, apalagi bagi remaja dan anak-anak yang belum bisa berenang” ujar Kapolres Pidie.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Tarmizi soal Oknum Minta Daging Pakai Nama Bupati: Lempar ke Jidatnya

Analisaaceh.com, Meulaboh | Bupati Aceh Barat Tarmizi menegaskan tidak akan mentolerir praktik permintaan daging meugang…

20 jam ago

Trauma Tragedi 1999 Kembali Diingat, Keluarga Teungku Bantaqiah Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang Beutong

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Ketegangan di kawasan Lembah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, kembali…

2 hari ago

Listrik di Sebagian Abdya Mulai Normal Pascablackout, PLN Terus Lakukan Pemulihan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pasokan listrik di sebagian wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai kembali…

2 hari ago

79 Persen Penyulang di Aceh Sudah Kembali Normal

Analisaaceh.com, Banda Aceh | PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menyatakan sebanyak 79…

2 hari ago

Wamenkes Sebut Imunisasi Anak di Aceh Baru Capai 33 Persen

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono menyoroti rendahnya cakupan imunisasi…

2 hari ago

Eks Inspektur dan Sekretaris Aceh Besar Divonis 1 Tahun Penjara dalam Kasus SPPD Fiktif

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Banda Aceh menjatuhkan…

2 hari ago