Categories: NEWS

Gejolak Amerika–Venezuela, Prediksi Emas Akan Semakin Melambung

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Harga emas kembali menunjukkan tren penguatan di awal tahun 2026. Pada Senin, 5 Januari 2026, harga emas di Banda Aceh tercatat berada di kisaran Rp7.700.000 per mayam yang mana 1 mayam  setara dengan 3,33 gram emas.

Harga ini naik dibandingkan pekan lalu yang masih berada di level Rp7.600.000 per mayam. Harga ini juga belum termasuk ongkos buat, jika terhitung ongkos pembuatan yaitu berkisar Rp150 hingga Rp200 tergantung kerumitan.

Dafa, salah satu pedagang emas di Toko Emas Italy Banda Aceh, mengatakan kenaikan harga emas saat ini dipengaruhi oleh kondisi geopolitik global yang kembali memanas.

“Beberapa waktu lalu harga emas sempat turun dari Rp7.740.000 ke Rp7.600.000 per mayam. Itu karena investor asing banyak melakukan aksi ambil untung, mereka menjual emas dalam jumlah besar,” kata Dafa kepada analisaaceh.com, Senin (5/1/2026).

Namun, situasi tersebut berubah setelah muncul kabar penangkapan Presiden Venezuela yang memicu kekhawatiran pasar global. Kondisi ini mendorong investor kembali memburu aset aman seperti emas.

“Dengan adanya penangkapan Presiden Venezuela, situasi geopolitik jadi tidak stabil. Itu membuat harga emas kembali naik karena investor asing mulai berburu emas lagi,” ujarnya.

Dafa memprediksi tren kenaikan harga emas masih akan berlanjut dalam waktu dekat. Bahkan, ia memperkirakan harga emas berpotensi menembus angka Rp8 juta per mayam pada tahun 2026.

“Kalau melihat situasi sekarang, harga emas bisa tembus Rp8 juta per mayam tahun ini. Bahkan kemungkinan tidak sampai pertengahan tahun sudah tercapai,” katanya.

Menurut Dafa, kondisi saat ini cukup menguntungkan bagi masyarakat yang sudah memiliki emas, mengingat harga cenderung bergerak naik.

Selain emas perhiasan, harga emas batangan juga mengalami kenaikan. Untuk emas batangan produksi PT Antam, saat ini diperdagangkan di harga Rp2.940.000 per gram, naik dari sebelumnya Rp2.890.000 per gram.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Gegara Cekcok Usai Kecelakaan, Pria di Banda Aceh Tusuk Pemotor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…

8 jam ago

BBPOM Aceh Temukan Minimnya Pemahaman Aturan Obat di Swalayan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…

8 jam ago

1.995 UMKM Terdampak Bencana di Aceh Selatan Lolos Verifikasi, 594 Data Diusulkan Ulang

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Sebanyak 1.995 pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh…

11 jam ago

Nelayan Abdya Temukan Mayat di Perairan Simeulue, Diduga ABK KM Sukma Baru yang Hilang

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan sesosok mayat di perairan Simeulue…

1 hari ago

Kapolri Tinjau Laboratorium Sabu di Pidie, 1,2 Ton Barang Bukti Disita

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau laboratorium narkotika ilegal yang…

1 hari ago

Diduga Sediakan Tempat Prostitusi di Aceh Barat, Tiga Perempuan dan Seorang Pria Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat empat orang yang diduga terlibat…

1 hari ago