emas yang dijual di toko Italy, foto: naszadayuna/analisaceh.com
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Harga emas di Banda Aceh pada Jum’at (16/1/2026), tercatat mencapai Rp8.170.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan.
Besaran ongkos pembuatan bervariasi, bergantung pada jenis emas, kadar, serta tempat pembelian, yang umumnya berada di kisaran Rp150 ribu hingga Rp200 ribu per mayam.
Sebelumnya, harga emas sempat berada di bawah angka Rp8 juta per mayam.
Salah seorang pedagang emas di Banda Aceh, Dafa dari Toko Emas Italy, menyebut kenaikan harga emas saat ini tidak terlepas dari faktor geopolitik global yang kembali memanas.
“Namun dalam beberapa hari terakhir, nilainya kembali mengalami kenaikan seiring pergerakan pasar internasional,”paparnya.
Menurutnya, ketegangan tersebut mendorong ketidakpastian di pasar keuangan dunia.
“Situasi pasar berubah setelah muncul kabar penangkapan Presiden Venezuela yang memicu kekhawatiran investor. Kondisi itu membuat emas kembali menjadi pilihan aset aman,”ujarnya.
Ketika muncul isu penangkapan Presiden Venezuela, situasi global menjadi tidak stabil. Investor asing kembali melirik emas sebagai aset lindung nilai, sehingga harganya ikut terdorong naik.
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…
Analisaaceh.com, Tapaktuan | Sebanyak 1.995 pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan sesosok mayat di perairan Simeulue…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau laboratorium narkotika ilegal yang…
Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat empat orang yang diduga terlibat…
Komentar