Categories: NEWS

Hujan Deras di Meulaboh Sebabkan RSUD Cut Nyak Dhien Bocor dan Plafon Ambruk

Analisaaceh.com, Meulaboh | Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Barat sejak Jum’at (17/10/2025) pukul 17.30 WIB, mengakibatkan banjir di sejumlah titik, termasuk di pusat kota Meulaboh.

Dampak terparah juga dirasakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, di mana salah satu ruang rawat inap mengalami kebocoran atap yang menyebabkan plafon jebol dan air hujan menggenangi lantai.

Dalam sebuah video berdurasi sembilan detik yang beredar luas di media sosial, tampak air hujan menetes deras dari langit-langit ruangan, membasahi lantai hingga menyebabkan beberapa pasien dievakuasi ke ruangan lain demi keselamatan.

Video lainnya berdurasi 12 detik menunjukkan kondisi plafon yang sudah runtuh. Air hujan terlihat terus mengalir dari celah atap, membanjiri lantai hingga merendam tempat tidur pasien atau hospital bed.

Dugaan sementara, kerusakan tersebut disebabkan oleh saluran pembuangan air di bagian atap gedung yang tidak mampu menampung tingginya debit air hujan. Akibatnya, air merembes ke dalam bangunan dan menyebabkan sebagian atap di ruangan RSUD Cut Nyak Dhien jebol dan ambruk.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan upaya darurat untuk mencegah banjir meluas. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan membuka muara darurat di kawasan wisata Suak Ujung Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan.

“Saat ini kita sedang memperlancar pengaliran air dari daratan ke laut lepas di kawasan muara Suak Ujung Kalak agar tidak meluap ke permukiman warga,” kata Teuku Ronal Nehdiansyah saat dikonfirmasi Analisaaceh.com, Jum’at malam.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun, kerusakan di fasilitas kesehatan dan sejumlah permukiman warga masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

Perkuat Payung Hukum, KIP Aceh Barat Teken PKS dengan Kejari

Analisaaceh.com, Meulaboh | Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat menjalin kolaborasi strategis dengan Kejaksaan…

2 hari ago

16.276 Hektare Sawah di Aceh Rusak Berat Pascabencana, Petani Butuh Penanganan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 16.276 hektare sawah di Aceh mengalami kerusakan berat akibat bencana…

2 hari ago

Cegah DBD Meluas, Pemerintah Gampong Mata Ie Abdya Gelar Fogging

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Gampong Mata Ie, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan…

2 hari ago

Diduga Curi 1,9 Ton Sawit, Remaja Asal Keude Baro Abdya Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Seorang remaja berinisial MF (19) warga Gampong Keude Baro Kecamatan Kuala Batee…

2 hari ago

Dari Aceh ke Asia, PAG Dorong Arun Jadi Global Integrated Energy Hub

Analisaaceh.com, Jakarta | PT Perta Arun Gas (PAG), bagian dari Subholding Gas dan anak perusahaan…

2 hari ago

Polda Aceh Musnahkan Vape Etomidate, Sabu dan 49 Ribu Ekstasi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh memusnahkan ribuan barang bukti narkotika…

3 hari ago