Categories: NEWS

Kantor Imigrasi Banda Aceh Catat 29 Ribu Layanan Paspor Sepanjang 2025

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh mencatat sebanyak 29.230 permohonan paspor sepanjang Januari hingga Oktober 2025. Dari jumlah itu, 23.788 permohonan diajukan langsung di kantor imigrasi, 2.750 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Banda Aceh, dan 2.692 di MPP Aceh Besar. Sebanyak 133 permohonan ditolak karena tidak memenuhi syarat administrasi.

Selain pelayanan paspor, Kantor Imigrasi Banda Aceh juga memproses 445 izin tinggal kunjungan, 95 izin tinggal terbatas, dan 10 izin tinggal tetap.

Di luar layanan reguler, inovasi pelayanan publik turut dijalankan melalui program “Pelayanan Paspor Sembari Ngopi” (SIKUPI) di Kabupaten Pidie. Kegiatan ini melayani 215 pemohon di tiga lokasi: Doko Kupi, Cekmin Kupi, dan Tabina Kupi. Program ini dinilai efektif karena memudahkan masyarakat mengurus paspor tanpa harus datang ke kantor imigrasi.

Dalam bidang pengawasan dan penegakan hukum, Kantor Imigrasi Banda Aceh melakukan 34 tindakan administratif keimigrasian (TAK) terhadap warga negara asing sepanjang tahun ini. Dari jumlah itu, 22 warga Malaysia, 9 warga Pakistan, dan 3 warga Bangladesh dikenai tindakan administratif.

Selain itu, dua warga negara Pakistan berinisial FA dan MA diproses hukum Pro Justitia karena melanggar Pasal 122 huruf (a) UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Pengawasan juga dilakukan terhadap hotel dan penginapan di Banda Aceh untuk memastikan pelaporan data orang asing melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) berjalan sesuai aturan.

Hingga Oktober 2025, terdapat 94 pengungsi Rohingya yang berada di wilayah kerja Kantor Imigrasi Banda Aceh, sebagian besar di kawasan Mina Raya, Kabupaten Pidie.

Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh, Gindo Ginting, mengatakan seluruh capaian ini menjadi bagian dari penguatan fungsi keimigrasian di Aceh.

“Kami berupaya menjaga pelayanan agar tetap cepat dan transparan, sekaligus memperkuat pengawasan orang asing di wilayah kerja kami,” ujarnya.

Kantor Imigrasi Banda Aceh juga diusulkan untuk ditingkatkan statusnya menjadi Kantor Imigrasi Khusus (Kanimsus) oleh Kanwil Ditjen Imigrasi Aceh.

Usulan itu mendapat dukungan dari berbagai lembaga pemerintah daerah, termasuk DPR Aceh, Gubernur Aceh, dan kepala daerah di wilayah kerja Imigrasi Banda Aceh.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Gegara Cekcok Usai Kecelakaan, Pria di Banda Aceh Tusuk Pemotor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…

2 hari ago

BBPOM Aceh Temukan Minimnya Pemahaman Aturan Obat di Swalayan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…

2 hari ago

1.995 UMKM Terdampak Bencana di Aceh Selatan Lolos Verifikasi, 594 Data Diusulkan Ulang

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Sebanyak 1.995 pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh…

2 hari ago

Nelayan Abdya Temukan Mayat di Perairan Simeulue, Diduga ABK KM Sukma Baru yang Hilang

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan sesosok mayat di perairan Simeulue…

2 hari ago

Kapolri Tinjau Laboratorium Sabu di Pidie, 1,2 Ton Barang Bukti Disita

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau laboratorium narkotika ilegal yang…

2 hari ago

Diduga Sediakan Tempat Prostitusi di Aceh Barat, Tiga Perempuan dan Seorang Pria Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat empat orang yang diduga terlibat…

2 hari ago