Komisi II DPRK Langsa Temukan Banyak Fasilitas Puskesmas Tak Layak dan Memprihatinkan

Komisi DPRK II Langsa saat melakukan kunjungan kerja pengawasam pelayanan kesehatan di Puskesmas wilayah setempat pada Jum'at (27/1/2023). Foto: Ist.

Analisaaceh.com, Langsa | Komisi II DPRK Langsa menemukan pelayanan dan fasilitas kesehatan di sejumlah Puskesmas di kota setempat tidak layak dan bahkan memprihatinkan.

Hal tersebut ditemukan dalan kunjungan kerja pengawasan yang dilakukan Komisi II pada 25 sampai 27 Januari 2023 di tiga Pukesmas, yaitu Langsa Baro, Langsa Timur serta Dinas Kesehatan (Dinskes) Langsa.

“Selama kunjungan kami pada tanggal 25 sampai 27 Januari 2023, ada beberapa Puskesmas yang kami temukan di lapangan dengan kondisi sangat memprihatinkan,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRK Langsa Jeffry Sentana kepada Analisaaceh.com, Jum’at (27/1).

Dalam kunjungan di Puskesmas Langsa Baro, pihaknya menemukan adanya mesin Scanner Barcode BPJS tidak berfungsi, pada Poli Gigi juga terdapat Dental Chair tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya.

“Kemudian, pada ruangan IGD terdapat alat penghangat bayi yang tidak digunakan padahal alat tersebut masih berfungsi. Mereka beralasan tidak adanya ruang bersalin yang memadai, padahal kami temukan di belakang gedung terdapat ruangan yang sebenarnya dapat digunakan untuk ruang bersalin,“ jelasnya.

Selain itu, beberapa aset bergerak juga seperti tiga unit sepeda motor ditemukan dirantai dengan dalih sudah tidak dapat beroperasi dan sudah dilakukan penyerahan aset ke Dinkes. Namun setelah dilakukan crosscheck kepada pihak Dinkes Langsa, ternyata belum ada surat apapun dari Puskesmas Langsa Baro.

“Kepala Puskesmas Langsa Baro banyak melaporkan hal-hal di luar fakta yang ada, kami juga mendapati laporan bahwa ada komplain dari masyarakat tentang minimnya perawat pria di IGD,” sebut Jeffry.

Kemudian di Puskesmas Langsa Timur, Komisi II DPRK Langsa mendapati kipas angin, televisi untuk pasien rawat inap tidak dapat beroperasi, serta kebersihan bangunan dianggap sangat tidak layak dalam penyelengaraan kesehatan bagi masyarakat.

“Puskesmas Langsa Timur juga menjadi kritik kami, dimana banyak peralatan yang tidak berfungsi. Ini harus segera diperbaiki, untuk segera menambah daya listrik dan penambahan kipas angin diruangan rawat inap pasien,” ujarnya.

Jeffry menerangkan, pusat pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Langsa harusnya menjadi tempat untuk menyembuhkan penyakit sehingga masyarakat menjadi sehat bukan malah sebaliknya.

“Agenda yang akan datang kami akan mengunjungi dua puskesmas yang berada di kecamatan Langsa Lama dan Langsa Barat. Apabila masyarakat mendapati layanan dan keluhan pelayanan kesehatan, laporkan pada Komisi II DPRK Langsa. Kami akan siap menampung aspirasi masyarakat kota Langsa,” pungkas Jeffry Sentana.

Editor : Nafrizal
Rubrik : Langsa
Komentar
Artikulli paraprakPolda Aceh Tangkap Pelaku Penimbunan BBM di Bireuen
Artikulli tjetërKodam IM Bongkar Sindikat Perdagangan Orang Imigran Rohingnya di Aceh Tamiang