Categories: NEWSPEMERINTAH ACEH

Kontrak Bersama APBA 2022 Tahap V Diteken Senilai Rp2,054 Triliun Lebih

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh hanya tinggal selangkah lagi akan menuntaskan semua paket strategis 2022. Hal itu ditandai dengan dilakukannya penandatanganan kontrak bersama tahap V kegiatan strategis APBA 2022, Kamis, 30 Juni 2022 di Anjong Mon Mata.

Penandatanganan bersama ini merupakan tahap ke lima dan menjadi penutup dari rangkaian tanda tangan kontrak yang telah dilakukan sejak 11 Maret 2022.

Gubernur Aceh Nova Iriansyah usai menyaksikan prosesi penandatanganan kontrak mengatakan, secara keseluruhan dari tahap I sampai dengan tahap V telah terlaksana tanda tangan kontrak sebanyak 1666 paket strategis yang nilainya mendekati 2 triliun 54 milyar rupiah lebih. Yang berarti hampir menuntaskan semua paket strategis 2022.

“Pelaksanaan tanda tangan kontrak bersama paket strategis ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemerintah Aceh dalam mewujudkan akselerasi pelaksanaan APBA secara terpadu dan tepat waktu, dan sesegera mungkin menghadirkan pelaksana kegiatan APBA di tengah-tengah masyarakat,” kata Nova.

Nova juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama rekanan atas terpilihnya sebagai bagian dari pelaksana pembangunan di Pemerintah Aceh melalui sumber dana APBA Tahun 2022.

“Saya juga menyampaikan terimakasih untuk Pihak Rekanan Tahap I sampai dengan IV yang sudah tepat waktu melakukan tak-tuk di lapangan,” kata Nova.

Nova juga menyampaikan harapannya, agar dalam pelaksanaan kegiatan, dapat dilakukan perencanaan jadwal pelaksanaan secara detail dalam mengalkulasikan kuantitas dan kualitas yang digunakan selama pelaksanaan pembangunan, sehingga dapat memenuhi standar mutu, dan administrasinya dapat dipertanggungjawabkan.

Pada kesempatan itu Nova juga menyampaikan sejumlah pesan kepada pihak terkait dalam penandatanganan kontrak bersama. Di antaranya, meminta rekanan untuk selalu mengupayakan penyelesaian pekerjaan dengan penuh amanah dan jujur, serta mencerminkan nilai-nilai Syariat Islam, dengan optimalisasi pemanfaatan Sumber Daya dan Produk Lokal serta Produk Dalam Negeri, selama proses pelaksanaan proyek pembangunan di Aceh.

Selain itu, kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi massa, lembaga swadaya masyarakat, NGO, dan media massa, juga diajak mengawal dan melakukan pemantauan secara bersama-sama agar dalam pelaksanaannya tidak terjadi penyimpangan.

Turut hadir pada kegiatan itu Ketua DPRA Saiful Bahri, unsur Forkopimda Aceh, Sekda Aceh Taqwallah dan para asistennya, serta sejumlah kepala SKPA terkait. []

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Angkut 57 Jerigen Bio Solar Subsidi, Tiga Pemuda Ditangkap di Nagan Raya

Analisaceh.com, Suka Makmue | Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nagan…

1 hari ago

Kasus Ikhtilath, Pale yang Disebut-sebut Ajudan Ketua DPRA Terancam 30 Kali Cambuk

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh menggelar sidang perdana perkara jarimah ikhtilath berinisial…

1 hari ago

Satpol PP Abdya Intensifkan Patroli di Kawasan Pantai Jilbab

Analisaaceh.com, Blangpidie | Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten…

1 hari ago

Hari Pertama Sekolah, Kadisdikbud Abdya: Wali Murid Mitra Utama Sekolah

Analisaaceh.com, Blangpidie | Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Barat Daya (Abdya), Gusvizarni meninjau…

1 hari ago

Haji Uma Desak Usut Dugaan Sindikat Debt Collector di Aceh Timur

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, meminta…

1 hari ago

UIN Ar-Raniry Raih Enam Medali di SEIBa International Festival 2026

Analisaaceh.com, Padang | Kontingen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menorehkan prestasi membanggakan pada…

1 hari ago