Categories: NEWS

KoPAM Desak Kejati Aceh Tuntaskan Kasus SPPD Fiktif DPRK Simeulue

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Puluhan massa yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Aceh Menggugat (KoPAM) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kajaksaan Tinggi (Kejati) Aceh pada Selasa (19/7/2022) pukul 11.25 WIB.

Dalam aksi tersebut, KoPAM mendesak kejaksaan untuk segera menuntaskan kasus SPPD fiktif oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue tahun 2019. Selain itu, massa juga meminta Kejati Aceh untuk tidak bermain dalam kasus tersebut.

Baca Juga: Kantongi Izin Gubernur, Kejari Simeulue Usut Dugaan Kelebihan Bayar SPPD DPRK

Koordinator lapangan (korlap) aksi, Aldi Iravan mengatakan kasus SPPD Fiktif DPRK ini sebelumnya ditangani oleh Kejari Simeulue, kemudian diambil alih dan sudah ditangani oleh Kejati Aceh. Dari LHP BPK RI bahwa kerugian negara mencapai Rp2,7 Miliar.

“Pertama kasus ini disampaikan oleh Kejari Simeulue bahwa ada kemungkinan SPPD bodong, setelah dilakukan penyelidikan oleh Kejari ternyata perjalanan mereka banyak yang fiktif,” kata Korlap Aksi.

“Kita juga menuntut segera ada eksekusi nyata terkait kasus SPPD fiktif oknum DPRK Simeulue dari Kejati Aceh,” sambungnya.

Baca Juga: Kejari Simeulue Selidiki SPPD Siluman DPRK Senilai Rp2 Miliar

Walaupun tersangka belum ditetapkan, sambung Aldi, namun diduga tersangka ada yang menjadi DPRK aktif dan juga calon DPRK yang sudah tidak terpilih yang ikut terlibat.

“Tadi ada kesimpulan bahwa pihak Kejati mulai hari ini akan melayangkan surat penyidik, sekitar satu Minggu sudah ada kesimpulan dan jika satu Minggu tidak ada proses hukum, kami akan melakukan aksi kembali,” tegasnya.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

15 jam ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

15 jam ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

15 jam ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

22 jam ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

1 hari ago

Kebakaran Hanguskan 22 Rumah, Balai Adat, dan Mushola di Gayo Lues

Analisaaceh.com, Gayo Lues | Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Belah Lane, Gampong Telege Jernih,…

1 hari ago