Konferensi pers di Aula Polresta Banda Aceh, foto : Naszadayuna/analisaaceh.com
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi mengungkapan bahwa motif pelaku pembunuhan pemilik kios Berkah Cell di Gampong Gla Meunasah Baro, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar lantaran permasalahan utang piutang.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kasatreskrim Kompol Fadillah Aditiya Pratama mengatakan bahwa pelaku berinisial MRV (20) warga Ateuk Jawo, Banda Aceh. Dia merupakan rekan korban yang selama ini bekerja pada kios Berkah Cell.
“Tersangka berkerja bersama dengan korban, yang dari awal ada kesepakatan untuk bagi hasil dari penjualan barang di kios, namun dalam perjalanan pelaku merasa tidak sesuai,” katanya saat konferensi pers di Aula Polresta Banda Aceh pada Selasa (30/1/2023).
Sehingga seiring waktu, tersangka sering mengambil uang secara diam-diam di kas kios tersebut hingga mencapai hampir Rp80 juta.
“Korban mendiamkan padahal mengetahui sehingga korban mulai menangih hingga batas 20 Januari 2024 dengan hal bahwa korban ingin menikah makanya dia meminta uang tersebut,” katanya.
Dari motif tersebut maka tersangka kemudian berencana untuk membunuh korban menggunakan senjata tajam pada pukul 02.00 WIB.
“Dalam kejadian ini korban mengalami 4 luka tusuk, di dada di leher sebelah kanan, di punggung dan paha,” kata Kasatreskrim.
Analisaaceh.com, Blangpidie | Kehadiran juara satu ajang Akademi Sahur Indonesia (AKSI) Indosiar 2026, Tgk Habibi…
Analisaaceh.com, Suka Makmue | Sektor pertanian di kawasan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, hingga kini…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh berinisial S ditetapkan sebagai tersangka…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Aceh mengecam keras…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Tiga oknum anggota operasional (Opsnal) Direktorat Narkotika Kepolisian Daerah Aceh bersama…
Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemanggilan wartawan media online Bithe.co oleh Polda Aceh terkait pemberitaan menuai…
Komentar