Categories: NEWS

Panwaslih Aceh Pastikan Seluruh APK Sudah Tak Terpasang pada Masa Tenang

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Panitia Pengawasan Pemilihan (Panwaslih) Aceh melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang masih terpasang dalam masa tenang ini untuk memastikan sudah tertib dan tidak terpasang lagi.

Sebelumnya, Bawaslu juga telah mengingatkan untuk menertibkan secara mandiri dengan batas waktu hari tenang, agar memastikan seluruhnya bersih.

“Kita pastikan seluruh APK bersih dari jalan-jalan protokol dan lorong-lorong, terutama kewaspadaan kita agar tidak terpasang di lokasi tempat pemilihan umum (TPS),” ujar Ketua Panwaslih Provinsi Aceh, Agus Syahputra, Minggu (11/2/2024).

Pihaknya juga menghimbau, kepada seluruh peserta pemilu yang memiliki media sosial untuk kampanye agar dinonaktifkan, dan apabila ada iklan di media masa untuk dihentikan selama masa tenang hingga hari pemungutan.

Kemudian terkait dengan keterlibatan Kepala Desa dalam pemilihan, yang dugaannya ada potensi pelanggaran yang terjadi seperti pidana Legislatif maupun penyelesaian sengketa. Bawaslu melihat adanya tren kenaikan pelanggaran yang bisa saja terjadi terhadap keterlibatan aparatur gampong.

“Kemudian juga money politik, dan potensi dugaan pelanggaran lainnya. Kenaikannya sekitar 20 persen dari pemilihan pada tahun 2019 lalu. Berdasarkan data yg masuk ke kita dari seluruh provinsi aceh,” lanjutnya.

Panwaslih juga menghimbau masyarakat apabila saat hari pemungutan adanya kecurangan untuk melapor ke pihaknya.

Sementara Koordinator Divisi SDM Organisasi dan Diklat Panwaslih Aceh, Yusriadi, mengatakan bahwa terkait dengan kesiapan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), saat ini terdapat 22.000 orang pengawas.

Dalam hal ini juga juga menyampaikan bahwa potensi pelanggaran yang terjadi salah satunya yaitu bisa menggunakan dua kali hak pilih saat pemilihan.

“Kemudian juga pemilih menggunakan surat suara sisa yang diberikan KPPS, nah pencegahan yang dapat dilakukan adalah agar surat suara yang tersisa karena ada yang tidak memilih untuk disilangkan terlebih dahulu,” tutupnya.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Derita Infeksi Jantung, Anak Yatim di Abdya Butuh Biaya ke RSUDZA Banda Aceh

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nasib pilu dialami Salakun (15), seorang remaja yatim asal Gampong Ie Mirah,…

34 menit ago

Dek Fadh Sampaikan Enam Persoalan Pertanahan Aceh ke Komisi II DPR RI

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh menyampaikan enam persoalan strategis…

37 menit ago

2 Terduga Curanmor di Banda Aceh Ditangkap, Polisi Dalami Rencana Penjualan ke Pulau Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di…

1 hari ago

TVRI Rumahkan 17 Kontributor di Aceh, 4 Organisasi Pers Keluarkan Pernyataan Sikap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Empat organisasi pers di Aceh, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi…

2 hari ago

Jejak Intelektual Syekh Yusuf dan Abdurrauf As-Singkili Dikaji di Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Jejak intelektual Syekh Yusuf al-Makassari dan ulama Aceh, Syekh Abdurrauf as-Singkili,…

2 hari ago

Wartawan Banda Aceh Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Gunung Anak Krakatau

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah wartawan di Kota Banda Aceh menggelar doa bersama untuk keselamatan…

5 hari ago