Categories: Info CoronaNEWSSOSIAL

Peduli Covid-19, Project Sembilan Belas Salurkan Bantuan Sembako dalam 4 Kecamatan di Aceh Tamiang

Analisaaceh.com, Aceh Tamiang | Keluarga Besar Project Sembilan Belas menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu akibat dampak Pedemi Covid-19. Kegiatan itu dilaksanakan di beberapa titik di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang pada Rabu (22/04).

Pendistribusian sembako tersebut dilaksanakan di beberapa titik yakni Kecamatan Rantau, Kecamatan Bendahara, Kecamatan Karang Baru dan Kota Kuala Simpang.

Koordinator kegiatan yang juga pelopor pendiri Project Sembilan Belas, Naufal Siregar mengatakan, penyaluran sembako dilakukan dengan mendatangi para warga ke rumah-rumah (door to door) yang sedang melaksanakan aktivitasnya guna menghindari kerumunan massa.

“Kita bagikan dengan cara mengantarkan langsung ke rumah-rumah warga di Kecamatan Rantau, Kecamatan Bendahara, Kecamatan Karang Baru dan Kota Kuala Simpang,” ujarnya kepada Analisaaceh.com, Kamis (23/4).

Naufal menjelaskan, sebelum membagikan sembako, tim telah melakukan survey di beberapa kecamatan yang berada di wilayah Aceh Tamiang. Survei tersebut dilakukan agar pendistribusian sembako tepat pada sasaran.

“Kita sudah lakukan survei terlebih dahulu agar yang menerima tepat sasaran yakni masyarakat yang sangat membutuhkan mengingat sudah H-2 memasuki Ramadhan,” jelas Naufal.

Naufal juga mengucapkan terima kasih kepada pada donatur yang telah berkolaborasi bersama untuk mengulurkan bantuan membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Ketua Umum Project Sembilan Belas, Irvan Arianda menjelaskan, bantuan yang diberikan merupakan hasil dari penggalangan toko ke toko, konser amal keliling dan juga pembukaan open donasi di posko.

“Bantuan itu kemudian dipaketkan terdiri dari Beras 5 Kg, minyak makan 1 Liter, gula 1 Kg, Mie Instan, telur, teh kotak dan juga susu kaleng,” jelasnya.

Pendistribusian sembako yang dilakukan, sambung Irvan, juga memperhatikan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menyediakan handsanitizer dan sebagainya agar tim aman dalam kegiatan penyalurannya.

“Agar kawan-kawan di lapangan tetap aman, kita tetap mengikuti protokol kesehatan seperi memakai masker dan hand sanitizer,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua tim di lapangan, Andika Suryadi memaparkan bagaimana kondisi masyarakat di area pendistribusian nya. Andika menjelaskan bahwa banyak masyarakat yang mengeluh karena Covid-19 yang berdampak pada ekonomi keluarga.

“Kondisi area tempat kami berbagi terlihat sangat mengharukan, karena kami menemukan saudara kita yang cacat fisik, tak bekerja karena corona dan berbagai macam kondisi masyarakat. Semoga ke depannya kita akan kembali lagi untuk mereka, dan memberikan sedikit bantuan untuk meringankan hidup mereka,” pungkasnya. (Ril/Naf)

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Zaman Akli Minta Data Penerima Bansos Abdya Harus Akurat

Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli menegaskan pentingnya optimalisasi peran…

17 jam ago

Jubir Pemerintah Aceh Tegaskan Isu Catut Nama Mualem Dukung Demonstran adalah Hoaks

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pemerintah Aceh membantah keras informasi yang beredar di media sosial terkait…

17 jam ago

BPS Catat Pengangguran Aceh Meningkat 7.430 Orang

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Keadaan ketenagakerjaan di Aceh pada Februari 2026 menunjukkan adanya peningkatan jumlah…

19 jam ago

Zaman Akli Serahkan SK kepada 66 PNS Formasi 2024

Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Zaman Akli secara resmi menyerahkan Surat…

19 jam ago

1.934 Manuskrip Jadi Bahan Kajian Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Mahasiswa Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) Fakultas Adab dan…

19 jam ago

Komisi IV DPRK Banda Aceh Minta Audit Seluruh Daycare

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh menyampaikan sejumlah rekomendasi…

19 jam ago