Categories: NEWS

Pemerintah Abdya Diminta Siapkan DED Tanggul Laut Muara DAS untuk Redam Banjir Rob

Analisaaceh.com, Blangpidie | Banjir rob atau genangan air laut yang kian parah melanda wilayah pesisir Gampong Padang Kawa dan Blang Padang, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Fenomena yang terjadi akibat Padang laut tinggi, perubahan iklim dan penurunan muka tanah ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga merusak insfratruktur serta mengancam kesehatan dan perekonomian lokal.

Pemerhati lingkungan di Tangan-tangan, Adami Us SP, menyampaikan bahwa banjir rob di kawasan Muara Daerah Air Sungai (DAS) Tangan-Tangan sudah berlangsung sejak awal 2000-an. Namun, sampai saat ini belum ada upaya serius dari pemerintah daerah untuk mengatasi masalah tersebut.

“Persoalan banjir rob di Muara DAS Tangan-tangan selama ini hanya menjadi tontonan saja. Harapannya, semoga dengan semangat ‘Arah Baru’ pemerintahan Abdya saat ini, ada harapan baru bagi masyarakat di sepanjang DAS Tangan-Tangan terbebas dari banjir rob yang menjadi persoalan klasik ini,” kata Adami, Kamis (7/8/2025).

Lebih lanjut, sebut Adami, genengan rob saat ini tidak hanya merendam pemukiman warga di pesisir pantai, akan tetapi juga meluas ke area persawahan, yang berpotensi menyebabkan gagal panen dan menurunnya hasil produksi padi. Ketinggian air yang mencapai satu meter lebih sering terjadi, terutama pada malam hari.

Menurutnya, solusi paling cepat dan efektif adalah pembangunan tanggul laut untuk menahan pasang air laut yang semakin ekstrem akibat perubahan iklim.

“Hanya tanggul laut yang mampu menahan naiknya air laut pasang yang semakin ekstrem karena perubahan iklim,” ujarnya.

Namun, pembangunan tanggul laut membutuhkan anggaran besar yang hanya bisa dipenuhi oleh pemerintah pusat. Oleh karena itu, Adami mendorong Pemerintah Abdya segera menyiapkan Dokumen Evaluasi Dampak (DED) Muara Tangan-Tangan sambil terus mengupayakan dukungan ke pemerintah pusat.

“Pembangunan tanggul laut memang penting sebagai strategi utama penanganan banjir rob di Muara DAS Tangan-tangan. Tapi masyarakat tidak bisa serta merta langsung berharap manfaatnya sekarang, karena proses pembangunannya memerlukan dalam waktu yang panjang,” terang Adami.

Selain itu, Adami yang juga Keuchik Gampong Suak Nibong, mengajak masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan pesisir dengan menanam mangrove dan mengembangkan sektor perikanan berkelanjutan.

“Peran serta masyarakat sangat penting agar upaya jangka panjang penanganan dampak perubahan iklim di pesisir berjalan efektif. Jika pemerintah tidak melibatkan masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir, maka penanganan perubahan iklim jangka panjang akan semakin sulit,” ucap Adami.

Sementara itu, di tengah menunggu pembangunan tanggul laut, pemerintah kabupaten Abdya dapat mengambil tindakan atau upaya untuk mengurangi dampak negatif seperti melakukan pompanisasi di titik-titik genangan, pengerukan sungai, normalisasi saluran air, serta memberikan bantuan sosial bagi warga terdampak. Pemerintah provinsi juga diharapkan berperan dalam memperlancar normalisasi sungai dan sistem drainase.

Adapun gampong-gampong yang terdampak banjir rob di Muara DAS Tangan-Tangan antara lain gampong Padang Kawa, Blangpadang, Drien Jaloe, Masjid, Padang Bak Jok, Kuta Bak Drien, Padang Bak Jeumpa, dan gampong Suak Nibong.

Ahlul Zikri

Komentar

Recent Posts

Aceh Padam Lagi di Malam Meugang Jelang Iduladha, PLN Sebut Sistem Kelistrikan Belum Stabil

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sejumlah wilayah di Aceh kembali mengalami pemadaman listrik pada Senin (25/5/2026)…

3 jam ago

Tarmizi soal Oknum Minta Daging Pakai Nama Bupati: Lempar ke Jidatnya

Analisaaceh.com, Meulaboh | Bupati Aceh Barat Tarmizi menegaskan tidak akan mentolerir praktik permintaan daging meugang…

1 hari ago

Trauma Tragedi 1999 Kembali Diingat, Keluarga Teungku Bantaqiah Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang Beutong

Analisaaceh.com, Suka Makmue | Ketegangan di kawasan Lembah Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, kembali…

2 hari ago

Listrik di Sebagian Abdya Mulai Normal Pascablackout, PLN Terus Lakukan Pemulihan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pasokan listrik di sebagian wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai kembali…

2 hari ago

79 Persen Penyulang di Aceh Sudah Kembali Normal

Analisaaceh.com, Banda Aceh | PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menyatakan sebanyak 79…

2 hari ago

Wamenkes Sebut Imunisasi Anak di Aceh Baru Capai 33 Persen

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono menyoroti rendahnya cakupan imunisasi…

2 hari ago