Categories: NEWS

Polisi Tangkap Pelaku Pemerkosaan di Aceh Tenggara, Terungkap Saat Korban Hendak Dilamar

Analisaaceh.com, Kutacane | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Tenggara menangkap seorang pria yang diduga pelaku pemerkosaan anak di bawah umur. Kasus ini terungkap saat korban hendak dilamar untuk melangsungkan pernikahan.

Tersangka berinisial AD (57) warga Kutacane ini diamankan petugas kepolisian pada Kamis (04/8/2022). Pelaku merudapaksa korban Bunga (nama samaran) saat masih berusia 11 tahun.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Bramanti Agus Suyono melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Jabir mengatakan, kasus itu terungkap setelah korban (Bunga) berusia 17 ketika dilamar untuk pernikahan.

Baca Juga: Perkosa Anak Tiri Berusia 13 Tahun Berulang Kali, Pria Tua Aceh Tamiang Dibekuk Polisi

“Korban menceritakan kepada ibunya bahwa dirinya sudah tidak perawan lagi disebabkan pelecehan seksual yang dilakukan oleh pelaku ketika dirinya masih berusia 11 tahun,” kata Kasat Reskrim saat dikonfirmasi Analisaaceh.com pada Jum’at (5/8/2022) malam.

Menurut keterangannya, peristiwa itu terjadi ketika pelaku mengajak korban bermain ke rumah tanpa sepengetahuan orang tua korban. Pelaku melakukan hal itu dengan cara memberikan uang kepada korban kemudian mengajak korban untuk berhubungan badan.

“Bahkan dari pengakuan korban, pelaku melakukan perbuatanya itu berulang kali,” jelas Kasat Reskrim.

Baca Juga: Perkosa Anak Tiri Sejak Tahun 2020, Seorang Ayah di Aceh Tamiang Ditangkap Polisi

Tak hanya itu, pelaku juga melakukan hal yang sama terhadap adik korban, Melati (nama samaran) yang juga masih di bawah umur.

Tak terima atas perbuatan pelaku, keluarga korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Aceh Tenggara hingga kemudian pelaku diamankan.

“Untuk tersangka AD saat ini sudah diamankan di Mapolres Aceh Tenggara guna menjalani pemeriksaan oleh Unit PPA,” kata Iptu Muhammad Jabir.

Pelaku diancam dengan Pasal 50 Jo pasal 34 dari Qanun Aceh no 06 tahun 2014, tentang hukum jinayat dengan ancaman pidana uqubat ta’zir cambuk paling sedikit 150 kali dan paling banyak 200 kali atau denda paling sedikit 1.500 gram emas murni dan paling banyak 2.000 gram emas murni atau penjara paling singkat 150 bulan dan paling lama 200 bulan.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Chairul

Komentar

Recent Posts

Atlet Abdya Borong Juara di Taluak Run Aceh Selatan

Analisaaceh.com, Blangpidie | Atlet Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menorehkan…

3 hari ago

Transparansi di Aceh Belum Merata, KIA Sebut Ada SKPA Tak Responsif

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Keterbukaan informasi publik di Aceh belum sepenuhnya berjalan optimal. Ketua Komisi…

3 hari ago

Kisah Pilu Tek Nong Janda Miskin di Abdya, Hidupi Anak dan Rawat Tiga Cucu Piatu di Rumah Lapuk

Analisaaceh.com, Blangpidie | Syamsidar (53) atau yang akrab disapa Tek Nong terduduk lesu bersandar di…

3 hari ago

Bupati Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil Abdya, Gantikan Jamaluddin

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Dr Safaruddin SSos MSP menunjukkan Mulya Arfan…

4 hari ago

Terdakwa Ujaran Kebencian dan Penistaan Agama Viral di TikTok Disidangkan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pengadilan Negeri Banda Aceh menggelar sidang perdana perkara dugaan ujaran kebencian…

4 hari ago

Wagub Fadhlullah Tinjau Jalan IJD PUPR di Kembang Tanjong, Dorong Penyempurnaan Infrastruktur

Analisaaceh.com, Pidie | Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, melakukan kunjungan lapangan ke Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten…

4 hari ago