Categories: POLITIK

Putusan MK diprediksi akan Sama Dengan Putusan Sengketa Pilpres 2014

BANDA ACEH – Praktisi Hukum, M Reza Maulana menilai gugatan pemohon dalam PHPU sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) oleh kubu Prabowo-Sandi terlalu lemah. Salah satunya, pada permohonan pertama tidak menyebutkan angka, sedangkan setelah direvisi (di permohonan selanjutnya) menyebutkan angka.

Terkait pembuktian, ia menilai seperti, bila dokumen yang disasar seperti beberapa jam setelah punggutan suara (Klaim kemenangan 60 sekian persen lebih), itu berdasarkan C1. Kata Reza, bila C1 yang dianalogikan, seharusnya C1 yang dijadikan alat bukti di MK.

“Artinya ada data fisik, yang seharusnya disampaikan ke MK dan itu lebih kuat,” sebutnya pada diskusi publik yang dilaksanakan oleh Analisa Demokrasi Institute (ADi) di Banda Aceh, Rabu (26/6).

Mengenai tuduhan adanya kecurangan yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) di Pilpres 2019, dalam konteks hukum, berwenang tidak MK mengadili dan memutuskan, ia menjawab, dalam beberapa hal ia, Pilkada misalnya.

“Tetapi dalam kontek pilpres, kata ‘hanya’ menunjukkan pada satu norma tertentu. Norma itu menunjukkan pada ‘hasil’,” jelasnya dengan menyebutkan salah satu pasal.

Selain itu, semua saksi yang dihadirkan 02 tidak banyak membantu. Menurut amatan Reza, para saksi dipatahkan hanya dengan satu pertanyaan oleh kuasa hukum KPU; Lantas yang menang di daerah para saksi siapa? Dijawab 02. Lantas curangnya dimana?

“Dalam konteks sengketa di MK kali ini, saya tebak, hasil putusan nantinya; pertimbangan pertama oleh MK akan sama dengan sengketa pilpres 2014 yang lalu. Bahwa pihak pemohon tidak dapat merincikan bukti angka,” tutupnya. (murthada)

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Kesiapan Menikah Jadi Perhatian, BKKBN Aceh Perkuat Program Keluarga

Analisaaceh.com, Banda Aceh | BKKBN Aceh terus mendorong penguatan pembangunan keluarga melalui sejumlah program prioritas,…

16 jam ago

Kabel Menjuntai di Perkantoran Abdya,Kadis Kominsa Abdya: Jika Tak Ditangani, Kami Ambil Sikap Tegas

Blangpidie - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengancam akan…

16 jam ago

Diduga Cabuli Dua Anak, Pria 59 Tahun Ditangkap di TPI Lampulo

Analisaaceh.com. Banda Aceh | Seorang pria berinisial NSR (59), warga Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh,…

16 jam ago

Tekanan Ekonomi hingga Bullying, FUAD UIN SUNA Bahas Ketahanan Mental Generasi Muda

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Tekanan ekonomi, dinamika politik, perundungan, hingga tantangan era digital menjadi sejumlah persoalan…

23 jam ago

Inflasi Aceh 5,05 Persen, Tertinggi di Sumatera pada Oktober 2026

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mencatat inflasi tahunan tertinggi di wilayah Sumatera pada Oktober…

1 hari ago

Kebakaran Hanguskan 22 Rumah, Balai Adat, dan Mushola di Gayo Lues

Analisaaceh.com, Gayo Lues | Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Belah Lane, Gampong Telege Jernih,…

1 hari ago