Categories: NEWS

Sandiaga Uno Harap BPKS Ciptakan Event Bertaraf Internasional

Analisaaceh.com, Sabang | Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno berharap Badan Pengusahan Kawasan Sabang (BPKS) bersama Pemerintah Kota Sabang dapat menciptakan event-event bertaraf Internasional sehingga dapat membangkitkan pengembangan ekonomi kreatif bagi masyarakat setempat.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga dalam jumpa Pers yang di gelar di Tugu KM Nol Sabang saat mengunjungi sejumlah potensi wisata di daerah setempat pada Sabtu (1/5/2021).

Sandiaga menyebutkan bahwa pihaknya dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan terus melakukan koordinasi dengan BPKS untuk dapat menarik sebanyak mungkin Investor di sektor pengembangan pariwisata di Sabang.

“Kita akan terus mendorong pihak-pihak terkait di daerah seperti BPKS dan Pemko Sabang dan terus melakukan koordinasi untuk menciptakan event – event Nasional maupun Internasional yang nantinya akan mendongkrak Pariwisata dan ekonomi kreatif di Sabang,” tegas Sandiaga didampingi Kepala BPKS Iskandar Zulkarnain,.Walikota Sabang Nazaruddin, Deputi Komersil dan Investasi BPKS Erwanto beserta Direktur Promosi Maya Safira.

Selain Tugu Kilometer Nol, Sandiaga Uno beserta rombongan juga mengunjungi dan melihat langsung sejumlah objek wisata lainya seperti kawasan Marina Lhokweng,Teupin Layeu Iboeh yang dinilai sangat berpotensi untuk di kembangkan.

“Jadi tadi membahas beberapa spot yang ditunjukkan, mulai dari tugu Kilometer Nol, kawasan wisata Teupin Layeu, dan beberapa spot lainnya untuk marina dan lokasi untuk dibangun reasort maupun hotel, untuk itu saya akan berkoordinasi langsung kepada beberapa Inovestor untuk kelanjutan dari kunjungan ini,” kata Sandi Uno.

Menurut sandi, Kota Sabang juga memiliki alam yang sangat indah, sangat cocok untuk diadakan event bahari, sport, turism, dan lain sebagainya dimana faktor alamnya sangat mendukung.

Untuk itu potensi – potensi tersebut akan dikemas dan akan dilengkapi seperti apa intensif yang diperlukan dengan menargetkan realisasi investasi sehingga kolaborasi dengan BPKS bias diwujudkan.

“Pariwisata harus kita pulihkan mulai dari tepian paling barat Indonesia kita suarakan kepada dunia bahwa kita membuka peluang investasi kerja seluas – luasnya,” ujar Sandi.

Sementara itu Kepala BPKS Iskandar Zulkarnain minta Kemenparekraf mendukung pengembangan infrastruktur pariwisata Kawasan Sabang, misalnya melalui dukungan investor potensial yang sesuai oleh Kemenparekraf, dan juga event-event internasional seperti cycling competition.

“Kita berharap dukungan Pemerintah pusat melalui Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif khususnya yang membutuhkan infrastruktur fisik seperti pengembangan resort di Lhok Weng, pengembangan themepark di kawasan taman wisata Iboih dan pengembangan Marina yacht serta pembagunan Resort di Pulau Klah,” harapnya.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

15 Ribu Lemang dan 34 Ribu Tape, Abdya Cetak Rekor MURI

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) akhirnya mencetak sejarah pada momentum…

14 jam ago

Telepon Polisi Ngaku KDRT, Ibu Ini Ternyata Minta Makan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebuah peristiwa unik sekaligus menyentuh terjadi di wilayah hukum Polresta Banda…

14 jam ago

Distribusi 392 Koper Haji Banda Aceh Ditargetkan Rampung

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 392 koper jamaah calon haji asal Banda Aceh mulai didistribusikan…

14 jam ago

Polisi Sita 70 Ribu Batang Rokok Ilegal, 2 Mahasiswa Ditangkap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banda Aceh menyita sekitar 70 ribu…

14 jam ago

AMDAL Dipertanyakan, Warga Abdya Desak Tambang Stop

Analisaaceh.com, Blangpidie | Warga Gampong Alue Dawah, Kecamatan Babahrot, Aceh Barat Daya (Abdya), menuntut PT…

3 hari ago

Polres Pidie Ungkap Kasus Curanmor, Tiga Pelaku Ditangkap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pidie mengungkap kasus pencurian sepeda motor…

3 hari ago