Categories: NEWS

Setelah Empat Tahun Buron, Dosen Terpidana Kasus Kekerasan Anak Ditangkap di Jepara

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh menangkap terpidana kasus kekerasan fisik dalam lingkup keluarga akhirnya setelah buron selama hampir empat tahun.

Diketahui, terpidana berinisial Y yang bekerja sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi yang, ditangkap di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, pada Minggu (18/5/2025).

Sebelumnya, Y telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Bireuen sejak tahun 2021, menyusul putusan Mahkamah Agung yang menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara terhadap dirinya.

“Setelah menerima putusan inkrah dari Mahkamah Agung pada 2021, Kejari Bireuen telah melayangkan tiga kali panggilan secara sah dan patut kepada terpidana untuk menjalani eksekusi. Namun, yang bersangkutan tidak pernah hadir,” ujar Asisten Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi Aceh, Mukhzan, kepada wartawan, Senin (19/5/2025).

Karena tidak kooperatif, Kejari Bireuen menetapkan Y sebagai DPO dan menyampaikan surat penetapan tersebut kepada Kejati Aceh. Berdasarkan informasi intelijen, keberadaan Y berhasil dilacak di wilayah Jepara.

Tim kemudian bergerak ke lokasi untuk memastikan identitas dan melakukan penangkapan pada Minggu sekitar pukul 16.30 WIB.

“Pada Senin pagi, ia diterbangkan dari Semarang ke Banda Aceh dan dibawa ke Kejaksaan Tinggi Aceh untuk selanjutnya diserahkan kepada Kejari Bireuen guna proses eksekusi hukuman,” tambahnya.

Dalam kasus ini, ia dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung karena melakukan kekerasan fisik terhadap anak tirinya. Bukti visum menjadi salah satu alat bukti utama dalam persidangan. Saat ini, anak korban kekerasan tersebut berada dalam pengasuhan keluarga.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Impor Aceh Naik 176 Persen, Perdagangan Defisit 8,67 Juta Dolar AS

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Nilai impor Aceh pada Agustus 2026 mencapai 82,67 juta dolar AS.…

13 jam ago

Inflasi Aceh 5,03 Persen, Beras hingga Daging Ayam Jadi Pendorong

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Provinsi Aceh mengalami inflasi tahunan sebesar 5,03 persen pada September 2026.…

13 jam ago

Truk Sawit Overload Tanpa Pengaman Resahkan Pengendara di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Pengendara sepeda motor mengeluhkan maraknya truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) kelapa…

13 jam ago

Ratusan Warga Babahrot Abdya Minta PT CA Angkat Kaki dari Lahan TORA

Analisaaceh.com, Blangpidie | Ratusan masyarakat yang tergabung dalam kelompok Tani Seuneubok Lubok Raja Karya Abadi…

3 hari ago

Dukung Jakarta Understanding, Dekan FUAD UINSUNA Soroti Tantangan Dakwah Digital

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe,…

3 hari ago

Tiga Pengasuh Daycare di Banda Aceh Divonis Hingga 3 Tahun Penjara

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Tiga pengasuh sebuah daycare di Banda Aceh dijatuhi hukuman penjara oleh…

4 hari ago