Categories: NEWS

Unjuk Rasa di Kankemenag Aceh Tamiang, Massa Minta Presiden Copot Menag Yaqut

Analisaaceh.com, Aceh Tamiang | Sejumlah masa yang tergabung dalam Gerakan Aksi Umat Islam (GAUI) menggelar unjuk rasa di Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Aceh Tamiang pada Jumat (04/03/22) siang.

Mereka menuntut Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas untuk meminta maaf atas atas pernyataan yang menganalogikan azan dengan gonggongan anjing. Massa juga meminta Presiden untuk mencopot jabatan Menteri Yaqut.

Aksi damai tersebut dimulai dengan melakukan long march dari Kantor Bupati menuju Kankemenag Aceh Tamiang yang dikawal ketat oleh personel kepolisian.

Baca: Geram dengan Statmen Menag, Wakil Ketua DPRA Sebut Yaqut Menteri Kurang Ide

Muhammad Ody (25) salah seorang peserta unjuk rasa mengatakan, pernyataan Menteri Yaqut dapat membuat perpecahan bagi masyarakat Indonesia pada umumnya. Seharusnya seorang menteri dapat menentramkan sebagai pemersatu umat.

“Statmen Kemenag ini malah membuat masyarakat yang damai menjadi terpecah. Kami akan kembali melakukan unjuk rasa dalam waktu dekat ini jikalau tuntutan kami tidak diindahkan oleh Kemenag Aceh Tamiang,” ujarnya.

Baca: Soal Analogi Azan, Ormas dan OKP di Abdya Minta Jokowi Copot Menteri Agama

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan kepada Kankemenag Aceh Tamiang, diantaranya:

  1. Mengutuk keras pernyataan menteri tentang menganalogikan suara Adzan dengan gonggongan anjing
  2. Meminta untuk mencabut Surat Endaran Menag RI No. 5 tahun 2022 tentang pedoman penggunaan pengeras suara masjid dan musholla
  3. Mendesak Menteri Yaqut untuk meminta maaf terkait pertanyaan kepada umat Islam
  4. Meminta Presiden Jokowi untuk mencopot Yaqut dari jabatannya. (Chairul)
Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Gegara Cekcok Usai Kecelakaan, Pria di Banda Aceh Tusuk Pemotor

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Seorang pria berinisial ZZ (40) diduga menusuk pengendara sepeda motor, M…

1 hari ago

BBPOM Aceh Temukan Minimnya Pemahaman Aturan Obat di Swalayan

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh menemukan…

1 hari ago

1.995 UMKM Terdampak Bencana di Aceh Selatan Lolos Verifikasi, 594 Data Diusulkan Ulang

Analisaaceh.com, Tapaktuan | Sebanyak 1.995 pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh…

1 hari ago

Nelayan Abdya Temukan Mayat di Perairan Simeulue, Diduga ABK KM Sukma Baru yang Hilang

Analisaaceh.com, Blangpidie | Nelayan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan sesosok mayat di perairan Simeulue…

2 hari ago

Kapolri Tinjau Laboratorium Sabu di Pidie, 1,2 Ton Barang Bukti Disita

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto meninjau laboratorium narkotika ilegal yang…

2 hari ago

Diduga Sediakan Tempat Prostitusi di Aceh Barat, Tiga Perempuan dan Seorang Pria Ditangkap Polisi

Analisaaceh.com, Meulaboh | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Barat empat orang yang diduga terlibat…

2 hari ago