Analisaaceh.com, Sabang | Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat layanan kesehatan primer. Melalui Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Produk Teknologi Tepat Guna (PKMBP-TTG), USK meluncurkan aplikasi Smart-ROSE (Reporting of Patient Safety Events) di UPTD Puskesmas Cot Ba’u, Kota Sabang.
Peluncuran yang dirangkai dengan workshop ini dipusatkan di Aula Akademi Keperawatan Ibnu Sina Kota Sabang. Kehadiran inovasi digital tersebut dirancang untuk mempermudah tenaga kesehatan, khususnya perawat, dalam melaporkan, mendokumentasikan, menganalisis, serta menindaklanjuti insiden keselamatan pasien.
Ketua Tim Pengabdian, Ns. Rosa Galica Gita Gressia, S.Kep., M.Kep., menjelaskan bahwa aplikasi ini hadir untuk membangun budaya pelaporan yang positif atau no blame culture. Melalui sistem yang lebih cepat dan terintegrasi, setiap insiden dapat diubah menjadi ruang pembelajaran demi meningkatkan mutu pelayanan.
“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen USK dalam mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan primer, khususnya melalui penguatan Sistem Pelaporan dan Pembelajaran Keselamatan Pasien,” ujar Rosa.
Inovasi ini lahir dari kolaborasi multidisiplin antara dosen dan mahasiswa Fakultas Keperawatan (FKep) serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USK. Tim pengabdian diketuai oleh Ns. Rosa Galica Gita Gressia, S.Kep., M.Kep., dengan anggota Juwita, S.T., M.Kom., Ph.D., Ns. Andara Maurissa, MNS, dan Ns. Aina Fitri, S.Kep., M.Kep.
Selain para dosen, keterlibatan mahasiswa turut menjadi pilar penting. Sejumlah mahasiswa yang terdiri dari Mohd. Farrel Alharits, Imam Al-Ghifari Hidayatullah, Muhammad Hafidz, dan Aulia Lutfi, aktif mendampingi rangkaian workshop serta implementasi teknis aplikasi di lapangan.
Dalam sesi pelatihan, para peserta mendapatkan materi mengenai urgensi budaya keselamatan pasien dan mekanisme pelaporan. Peserta juga langsung mempraktikkan simulasi alur penggunaan aplikasi Smart-ROSE. Pendekatan ini diharapkan membuat tenaga kesehatan di Puskesmas Cot Ba’u semakin percaya diri dalam melaporkan potensi insiden demi perbaikan layanan yang berkelanjutan.
Peluncuran ini turut memperkuat sinergi lintas instansi antara USK, Dinas Kesehatan Kota Sabang, UPTD Puskesmas Cot Ba’u, dan Akademi Keperawatan Ibnu Sina Kota Sabang. Ke depan, USK menargetkan agar inovasi ini dapat direplikasi ke berbagai fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan penting. Di antaranya adalah Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sabang, dr. Prisillya Casandra Golda; Direktur Akademi Keperawatan Ibnu Sina Kota Sabang, Aida Khairunisa, S.S.T., M.Si.; serta jajaran dosen Akper Ibnu Sina, Ns. Vara Al Kautsarina, S.Kep., Ns., M.Kep. dan Pulung Herdianto, S.K.M., M.M.
Analisaaceh.com, Pidie Jaya | Tim Dia-Bencana (Diabetes Bencana) Universitas Syiah Kuala (USK) menggelar edukasi kesehatan…
Analisaaceh.com, Nagan Raya | Anggota Majelis Adat Aceh (MAA), Fauzi Umar, menyatakan dukungan penuh terhadap…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Persada Aceh Barat Daya (Abdya) memastikan diri melaju ke partai final…
Analisaaceh.com, Blangpidie | Pemilik toko Emas Baru di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Ramlan kembali…
Analisaaceh.com, Jakarta | Kementerian Agama (Kemenag) mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan dugaan kekerasan di…
Analisaaceh.com, Nagan Raya | Sidang Rakyat Mukim Beutong yang digelar sejak pagi hingga sore hari…
Komentar