Wali Kota Banda Aceh Buka Pra Kongres JKPI

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Pagelaran Pra Kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke V di Banda Aceh resmi dibuka. Pembukaan dilakukan oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dengan menabuh Rapai bersama dengan para bupati dan wali kota seluruh delegasi pada Senin, 29 Maret 2021, di Aula lantai IV, Gedung Mawardy Nurdin.

Kegiatan ini turut menghadirkan seluruh bupati dan wali kota se-Indonesia yang tergabung dalam anggota kongres JKPI. Hadir pula Direktur Eksekutif JKPI Nanang Asfarinal, dan Ketua Presidium Alfredi yang juga merupakan Bupati Kabupaten Siak.

Dalam sambutannya, Aminullah menyampaikan apresiasi dan terimakasih sudah memberikan kepercayaan kepada Kota Banda Aceh sebagai daerah dilaksanakannya Pra Kongres JKPI ke-V.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Ketua Presidium dan Eksekutif JKPI yang telah memutuskan acara ini dilaksanakan di Banda Aceh. Ini memang merupakan keputusan bersama dan sekarang di sinilah kita melaksanakannya,” ujarnya.

Kata Aminullah, tujuan JKPI adalah untuk melestarikan berbagai cagar budaya peninggalan sejarah di Indonesia.

“Tentunya nilai peninggalan sejarah jadi penunjang sektor wisata dan diharapkan akan menjadi pendongkrak sektor ekonomi. Makanya semua kota sungguh-sungguh dan sangat serius untuk bergerak dalam JKPI ini.” Kata Aminullah

Sementara itu, Direktur Eksekutif JKPI, Nanang Asfarinal juga menyampaikan terimakasih kepada Banda Aceh yang telah memberikan sambutan hangat kepada peserta JKPI.

Ia juga mengatakan bahwa Banda Aceh merupakan kota yang Resilient City atau kota tangguh. Dimana Banda Aceh mampu bangkit dari musibah besar tsunami Aceh dan menjadi lebih maju dari sebelumnya.

“Banda Aceh merupakan satu kota yang mampu cepat merespon bencana dan menjadikan bencana tersebut sebagai peluang untuk memperbaiki diri. Dan sekarang kekuatan yang ada di masa lalu menjadikan destinasi dan keunikan untuk Banda Aceh,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Nanang juga menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang tidak bisa berhadir karena sudah berjanji untuk tetap berada di Solo selama 100 hari masa jabatannya sebagai wali kota.

Redaksi

Editor Analisaaceh.com

Komentar

Recent Posts

Gunakan Hunting System, Satlantas Abdya Sasar Knalpot Brong dan Pelanggar Lalu Lintas

Analisaaceh.com, Blangpidie | Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Barat Daya (Abdya) meningkatkan upaya penertiban…

2 jam ago

Persada Abdya Tumbangkan Lhokseumawe 2-1, Segel Tiket Semifinal Piala Soeratin 2026

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Persada Aceh Barat Daya (Abdya) memastikan satu tempat di babak semifinal…

2 jam ago

Jejak Rasa Nangka dari Secangkir Liberika Tangse

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Bagi masyarakat Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, kopi panah bukanlah sesuatu yang…

2 hari ago

Fraksi DPRK Abdya Soroti PAD, Temuan BPK hingga Layanan Publik

Analisaaceh.com, Blangpidie | Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) menyampaikan…

2 hari ago

Borong Tiga Gelar, Mahasiswa USK Berjaya di Ajang Nasional INFINITY 2026

Analisaaceh.com , Banda Aceh | Tim mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mengukir prestasi membanggakan…

2 hari ago

USK dan UNDHAR Perkuat Kemitraan dalam Pengembangan Tridarma Perguruan Tinggi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Dharmawangsa (UNDHAR) menandatangani Nota Kesepahaman…

2 hari ago