Categories: NEWS

30 Ribu Hektare Tambak Rusak Akibat Bencana

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Bencana yang melanda wilayah pesisir Aceh memberikan dampak signifikan terhadap sektor kelautan dan perikanan, khususnya usaha tambak yang dikelola masyarakat lokal. 

Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, Kariamansyah, menyampaikan bahwa sekitar 30 ribu hektare tambak mengalami kerusakan, dengan tingkat kerusakan yang bervariasi antara ringan, sedang, hingga berat.

“Kalau kita lihat sampai saat ini, kelompok yang paling terdampak adalah masyarakat petambak. Hampir seluruh wilayah pesisir mengalami kerusakan, dengan luas total sekitar 30 ribu hektare,” ujar Kariamansyah, Senin (26/01/2026).

Ia menambahkan, proses identifikasi kerusakan dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah kabupaten/kota, provinsi, dan kementerian terkait. 

Tahap validasi data masih berlangsung untuk memastikan kesesuaian antara data yang dimiliki masing-masing instansi. 

“Data ini sudah diidentifikasi, sekarang tinggal divalidasi agar datanya sinkron antara kabupaten, provinsi, dan KKP,” jelasnya.

Wilayah dengan kerusakan terparah berada di Aceh Utara, disusul Aceh Timur, Bireuen, Pidie Jaya, dan Aceh Tamiang. Kerusakan berat terutama dialami tambak yang berada di garis pantai, yang menghadapi dampak langsung dari bencana seperti abrasi, banjir, dan perubahan kualitas air yang drastis.

Pemerintah Aceh berharap rehabilitasi tambak dapat segera dilakukan mulai tahun ini, dengan prioritas pada tambak yang mengalami kerusakan berat. Rehabilitasi ini mencakup perbaikan infrastruktur tambak, pengembalian kualitas air, serta bantuan bibit dan pakan untuk mendukung pemulihan usaha petambak.

“Kami memahami kondisi ini sangat berdampak pada mata pencaharian masyarakat pesisir. Oleh karena itu, pemerintah akan bekerja cepat untuk memastikan petambak bisa kembali produktif secepat mungkin,” pungkas Kariamansyah.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Curi Dua Motor, Dua Pelajar di Banda Aceh Diamankan Polisi

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dua pelajar berinisial FM (13) dan RKF (15) diamankan Tim Opsnal…

5 jam ago

Panen Jagung 1 Ton Tandai Tahun Kedua Program Meusara PLN NP UP Arun

Analisaaceh.com, Lhokseumawe | Kelompok Tani Ujong Jaya di Desa Ujung Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kota…

1 hari ago

26 Tahun di Rumah Tak Layak, Warga Lhok Gayo Akhirnya Dibantu

Analisaaceh.com, Blangpidie | Baitul Mal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), berkolaborasi dengan PT Mon Jambee…

2 hari ago

Wabup Abdya: Dakwah Harus Masuk Media Sosial dan Rangkul Gen Z

Analisaaceh.com, Blangpidie | Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli menutup pelatihan kaderisasi Da’i…

2 hari ago

The Gade Entrepreneur Space Hadir, UMKM Banda Aceh Naik Kelas

Analisaaceh.com, Banda Aceh | PT Pegadaian menghadirkan The Gade Entrepreneur Space di Banda Aceh sebagai…

2 hari ago

Polisi Bongkar Praktik Aborsi di Banda Aceh, Tiga Pelaku Ditangkap

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh mengungkap kasus dugaan praktik…

3 hari ago