NEWS Distribusi 392 Koper Haji Banda Aceh Ditargetkan Rampung

Distribusi 392 Koper Haji Banda Aceh Ditargetkan Rampung

koper yang dibagikan ke jamaah, foto: naszadayuna/analisaaceh.com

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebanyak 392 koper jamaah calon haji asal Banda Aceh mulai didistribusikan oleh panitia, Sabtu (25/4/2026). Pembagian koper dilakukan sejak pagi dan ditargetkan rampung dalam satu hari.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Banda Aceh, Dr. H. M. Iqbal, mengatakan koper yang dibagikan tersebut diperuntukkan bagi jamaah yang tergabung dalam beberapa kelompok terbang (kloter).

“Total ada 392 koper untuk jamaah Banda Aceh, terdiri dari kloter 4 sebanyak 186 orang, kloter 6 dua orang, kloter 11 dua orang, kloter 12 sebanyak 114 orang, kloter 13 dua orang, dan kloter 14 sebanyak 87 orang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga siang hari proses distribusi telah mencapai lebih dari separuh. “Saat ini sudah sekitar 57 persen yang tersalurkan. Sisanya diharapkan selesai hari ini. Jika belum, akan dilanjutkan besok atau paling lambat Senin,” kata Iqbal.

Jamaah calon haji dijadwalkan mulai masuk asrama pada 5 Mei 2026 pukul 07.00 WIB. Sebelum itu, jamaah akan berkumpul di Balai Kota Banda Aceh sejak pukul 05.00 WIB untuk mengikuti prosesi pelepasan oleh Wali Kota.

Selanjutnya, jamaah akan diberangkatkan ke asrama haji oleh tim gabungan dari berbagai instansi, seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, kepolisian, serta dinas terkait lainnya.

“Setibanya di asrama, jamaah akan menjalani sejumlah tahapan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembagian gelang identitas, penyerahan paspor, hingga pembagian kartu nusuk sebagai dokumen penting selama di Tanah Suci,”paparnya.

Iqbal menegaskan, kartu nusuk menjadi syarat utama bagi jamaah saat berada di Arab Saudi karena pemeriksaan dilakukan secara ketat. Dengan penyerahan kartu sejak di tanah air, diharapkan jamaah dapat lebih fokus menjalankan ibadah.

Selain itu, tahun ini juga terdapat peningkatan fasilitas, termasuk penempatan sebagian jamaah perempuan di gedung baru dengan fasilitas lebih nyaman. Proses keberangkatan di bandara juga disebut akan lebih efisien.

Ia turut mengimbau keluarga agar tidak masuk ke area asrama haji setelah jamaah tiba, karena lokasi tersebut diberlakukan sebagai zona karantina demi menjaga kesehatan jamaah sebelum keberangkatan.

Artikulli paraprakPolisi Sita 70 Ribu Batang Rokok Ilegal, 2 Mahasiswa Ditangkap
Artikulli tjetërTelepon Polisi Ngaku KDRT, Ibu Ini Ternyata Minta Makan