Categories: NEWS

BPOM Temukan Ribuan Kosmetik Ilegal dan Berbahaya di Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh menemukan dan menyita ribuan pieces (pcs) kosmetik ilegal tanpa izin edar serta mengandung bahan berbahaya di Aceh.

Hal tersebut didapati setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah sarana di wilayah Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Kepala BPOM Banda Aceh, Yudi Noviandi, mengatakan, pihaknya memeriksa sebanyak 52 sarana perjualan kosmetik, hasilnya didapati 32 sarana memenuhi ketentuan dan 20 sarana yang tidak memenuhi ketentuan yakni menjual kosmetika Tanpa Izin Edar (TIE) dan mengandung bahan berbahaya.

Baca Juga: BPOM Temukan Produk Obat Tradisional Hingga Kosmetik Berbahaya, ini Daftarnya

“Target pengawasan adalah kosmetik tanpa TIE, kosmetik mengandung bahan berbahaya, kadaluwarsa dan rusak,” kata Kepala BPOM Banda Aceh, Selasa (2/8/2022).

Dari hasil pemeriksaan sarana tersebut didapati sebanyak 214 item dan 2.817 pieces kosmetik tanpa izin edar serta 14 item dan 103 pieces kosmetik yang mengandung bahan berbahaya.

Kosmetik tanda izin edar tersebut banyak ditemukan pada lipstik, lipgloss, lipbalm, lip tint, nail polish, BB cream, masker wajah dan pensil alis.

“Untuk yang mengandung bahan berbahaya itu banyak ditemukan di facial cream, lotion, day and night facial cream dan make up palette,” tutur Yudi.

Terhadap sarana yang tidak memenuhi ketentuan (TMK) tersebut, kata Yudi, akan ditindaki lanjut sesuai ketentuan yang berlaku dan juga akan dilakukan pembinaan terhadap pelaku usaha.

Baca Juga: BPOM Banda Aceh Pilih Duta Kosmetika Aman 2022, Harap Bantu Atasi Kosmetik Ilegal

Pihaknya juga menghimbau kepada pelaku usaha untuk selalu mentaati peraturan yang berlaku dan kepada konsumen untuk selalu cerdas dalam memilih produk kosmetik yang akan digunakan.

“Untuk konsumen dapat memastikan produk memiliki izin dengan selalu cek KLIK (cek kemasan, cek label, cek izin edar dan cek kedaluarsa) dari produk kosmetik yang dibeli atau digunakan,” pesan Yudi.

Editor : Nafrizal
Rubrik : NEWS
Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Diduga Gelapkan Sepmor Yamaha NMAX Milik Warga Kuala Batee, Pria Asal Babahrot Abdya Ditangkap Polisi di Nagan Raya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya (Abdya) seorang…

23 jam ago

Kelas Darurat SDN 10 Linge Aceh Tengah Mulai Digunakan, Sebagian Siswa Tak Lagi Belajar di Tenda

Analisaaceh.com, Aceh Tengah | Sebagian siswa SD Negeri 10 Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kini tidak…

23 jam ago

Bupati Safaruddin Sentil Kontribusi Dua Anggota DPRA Asal Abdya, Pastikan Tak Ada Pokir di APBK 2027

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, menegaskan komitmen pemerintah daerah mendorong pemerataan…

1 hari ago

Diduga Sopir Mengantuk, Pikap Tabrak Pembatas di Tol Sigli–Banda Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Sebuah mobil pikap Isuzu Traga bernomor polisi BL 8235 DN mengalami…

1 hari ago

Safaruddin Launching My-Tirta Abdya, Perumdam Klaim Pertama di Aceh Masuk Play Store

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin melaunching aplikasi My-Tirta Abdya milik Perusahaan…

2 hari ago

Bupati Safaruddin: Perusahaan Tambang dan PMKS yang Abaikan CSR Akan Dibekukan Izin dan Diusir dari Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengeluarkan ultimatum keras kepada seluruh perusahaan…

3 hari ago