Categories: NEWS

Dishub Lakukan Rampcheck Angkutan Umum AKDP Jelang Hari Raya Idul Fitri

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh kembali melakukan rampcheck atau inspeksi keselamatan terhadap angkutan umum jenis Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) menjelang Lebaran.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Aceh, Deddy Lesmana, mengatakan Rampcheck ini bertujuan untuk mengetahui kondisi armada yang sedang beroperasi atau melayani masyarakat. Aspek yang diperiksa terhadap armada angkutan terdiri dari dua aspek utama, yaitu aspek legalitas dan teknis.

“Masing-masing aspek memiliki beberapa komponen yang diperiksa. Pada aspek legalitas, kami memeriksa komponen administrasi, seperti izin penyelenggaraan atau trayek, KPS (Kartu Pengawasan) yang salah satu isinya adalah KIR, SIM untuk memastikan pengemudi berkompeten mengemudikan armadanya, serta STNK untuk memastikan TNKB yang terpasang di armada sesuai dengan ketentuan hukum,” paparnya Senin (17/3/2025).

Sedangkan aspek teknis yang diperiksa berkaitan dengan kondisi fisik armada, seperti lampu utama tinggi dan rendah, lampu sein kiri/kanan/depan/belakang, wiper, lampu mundur, ban, rem, dan komponen keselamatan lainnya.

Rampcheck dilaksanakan di lima terminal, yaitu Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Bireuen, Batoh, dan Lueng Bata. Terminal-terminal tersebut dipilih karena berdasarkan data trayek dan jumlah armada yang melayaninya, sudah mewakili terminal lainnya.

Fokus rampcheck kali ini adalah pada armada angkutan AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) yang terdiri dari Hiace, L300, KIA Travelo, dan sejenisnya, sedangkan untuk armada AKAP (Antar Kota Antar Provinsi), yang menggunakan bus, dilakukan oleh BPTD.

Saat ini, terhadap kendaraan yang melanggar ketentuan, Dishub Aceh telah melayangkan surat rekomendasi pembekuan izin ke DPMPTSP Aceh selaku pihak yang mengeluarkan izin. Jika masih membandel, data kendaraan tersebut akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penegakan hukum.

Pada rampcheck kali ini, armada yang telah diperiksa akan ditempelkan stiker kecil sebagai penanda. Ke depan, Dishub Aceh juga akan secara rutin mengumumkan di Instagram resmi Dishub Aceh atau media lainnya mengenai perusahaan angkutan dan armada yang tidak laik jalan agar masyarakat mengetahuinya.

“Kami mengimbau agar perusahaan angkutan secara berkala memperbarui perizinan, termasuk premi pertanggungan Jasa Raharja. Sementara itu, masyarakat diharapkan lebih selektif dalam memilih armada pada perusahaan angkutan. Pilihlah armada yang memiliki tarif resmi dan memulai perjalanan dari terminal resmi,” tutupnya.

Naszadayuna

Komentar

Recent Posts

Diduga Aniaya Warga, Mantan Keuchik di Abdya Dilaporkan ke Polisi

Analisaaceh.com, Blangpidie | Seorang warga Gampong Krueng Panto, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya…

6 hari ago

Muhammadiyah Aceh Gelar Shalat Id Serentak di 50 Titik

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Warga Muhammadiyah di Kota Banda Aceh melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447…

6 hari ago

Tgk Yong Sebut Safaruddin Ayah bagi Anak Yatim di Abdya

Analisaaceh.com, Blangpidie | Eks Penerangan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah Blangpidie, TR Kamaluddin alias Tgk…

2 minggu ago

Roni Guswandi Resmi Mendaftar Sebagai Calon Ketua Umum FPTI Aceh

Analisaaceh.com, Banda Aceh | Roni Guswandi bersama tim resmi mendaftar diri sebagai Calon Ketua Umum…

2 minggu ago

Panwaslih Abdya Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Analisaaceh.com, Blangpidie | Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan kegiatan ngabuburit…

2 minggu ago

Penunjukan Imum Chiek Diprotes, Bupati Aceh Besar Dilaporkan ke Ombudsman

Analisaaceh.com, Aceh Besar | Perwakilan masyarakat Indrapuri dan pengurus Masjid Abu Indrapuri melaporkan proses penunjukan…

2 minggu ago